Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wakil Wali Kota Bandung Imbau Warganya Waspada Demam Berdarah

Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  18:15 WIB
Yana Mulyana
Yana Mulyana

Bisnis.com, BANDUNG-- Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satunya dengan kembali menggiatkan 3M (menguras, menutup, dan mengubur).

"Kasus demam berdarah ini banyak sekali menyerang anak usia 2 sampai 14 tahun, yang merupakan anak usia sekolah. Oleh karenanya kita harus lebih menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal," imbau Yana saat membuka kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan DBD bagi kepala sekolah SD dan SMP Negeri se-Kota Bandung di PT. Biofarma, Jalan Pasteur Bandung, Selasa (29/1).

Yana juga meminta kepada seluruh kepala sekolah agar meningkatkan kewaspadaan akan berkembangnya nyamuk aedes agyepti di lingkungan sekolah.

"Misalnya genangan air di dispenser. Itu bisa juga jadi tempat berkembangnya jentik nyamuk," tambah Yana.

Yana menyebutkan, kasus demam berdarah di Kota Bandung per 28 Januari 2019 mencapai 137 kasus. Hal itu perlu diwaspadai karena ternya selalu mengalami peningkatan. Di tahun 2017 terdapat 1786 kasus. Sedangkan di tahun 2018 meningkat menjadi 2826 kasus.

Lebih lanjut, Yana meminta agar Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik bisa lebih dioptimalkan lagi. Gerakan tersebut dapat menekan angka penderita demam berdarah.

Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik ini melibatkan satu orang dari satu rumah warga yang nantinya akan dikoordinir oleh 2 koordinator tingkat RT dan satu supervisior dari tingkat Kelurahan/Desa/RW.

"Tujuan kita itu di tiap rumah dan tiap sekolah, ada jumantiknya. Ini adalah gerakan bersama untuk menekan angka penderita Demam Berdarah di Kota Bandung," ujar Yana. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung raya
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top