Bisnis.com, BANDUNG--Dinas Perkebunan Jawa Barat mendaftarkan merek Java Tea Preanger guna menghadapi persaingan di tingkat pasar teh ekspor.
Kadisbun Jabar Arief Santosa mengatakan saat ini pihaknya sedang menyusun dokumen Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) pembuatan nama “Java Tea Preanger” sebagai brand teh asal Jawa Barat di pasar internasional.
Penetapan nama ini saat ini sudah diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM. “Kami targetkan akhir tahun ini selesai,” katanya di Bandung, Rabu (5/11/2014).
Dari hasil MPIG tersebut akan dibuat nama Teh Java Preanger sebagai brand internasional dan didaftarkan ke luar negeri. Dengan cara ini, Arief menilai posisi Jabar dalam persaingan di pasar teh internasional makin kuat.
“Kalau sudah ada merek, tester di luar negeri bisa memastikan ini asli dari Jabar,” katanya.
Jabar sendiri di pasar ekspor teh mengalami kerugian yang cukup signifikan dari para pesaing. Menurutnya teh kualitas tinggi asal Jabar oleh para pedagang di luar dicampur dengan teh asal Sri Lanka atau Vietnam lalu diklaim sebagai teh Negara tersebut.
“Ini tantangannya,” ujarnya.