Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tahu Lembang, Tetap Jadi Primadona

(bisnis-jabar.com) BANDUNG (bisnis-jabar.com) - Jika Anda melewati Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung, dan menjumpai pom bensin yang menjual tahu, jangan kaget. Tempat itu merupakan layanan drive thru dari Pusat Orang Makan Tahu (POM) Tahu Lembang yang memiliki ciri khas sebuah tempat berjualan tahu mirip pom bensin.
(bisnis-jabar.com)
(bisnis-jabar.com)

(bisnis-jabar.com) BANDUNG (bisnis-jabar.com) - Jika Anda melewati Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung, dan menjumpai pom bensin yang menjual tahu, jangan kaget. Tempat itu merupakan layanan drive thru dari Pusat Orang Makan Tahu (POM) Tahu Lembang yang memiliki ciri khas sebuah tempat berjualan tahu mirip pom bensin. Kawasan Tahu Lembang secara keseluruhan merupakan kawasan wisata kuliner  yang lengkap dengan berbagai fasilitas. Tempat ini sudah ada sejak 2008 lalu yang didirikan oleh pengusaha Factory Outlet (FO) dan kuliner ternama Perry Tristianto. Tahu Lembang menempati luas area sekitar 2 hektar, bagian depan terlihat pom bensin tipuan. Masuk ke dalamnya akan dijumpai deretan tenant yang menyuguhkan tempat untuk memanjakan lidah lewat wisata kuliner. Tak hanya itu, sebuah FO juga siap menyambut Anda yang ingin belanja berburu produk fesyen. Tak hanya menjual tahu saja, kawasan ini memiliki area pabrik tahu yang bersifat terbuka sehingga menjadikannya kawasan wisata edukasi. Pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan tahu susu yang berbeda dengan produk tahu lain di pasaran. Menurut Wanti Yulianti, Public Relations POM Tahu Lembang tahu susu merupakan produk unggulan Tahu Lembang.Dia menjelaskan, tahu yang berkualitas bagus membutuhkan kacang kedelai yang berkualitas bagus pula. “Tahu susu menggunakan kacang kedelai berkualitas no 1,” katanya kepada bisnis-jabar.com. Pengunjung dapat langsung melihat dan bertanya-tanya mengenai proses pembuatan tahu di pabrik. Jika datang secara rombongan, pengunjung akan dipandu dan diberi presentasi tentang proses pembuatan tahu. Pengunjung akan melihat langsung pembuatan tahu susu mulai dari perendaman kacang kedelai. Kacang kedelai yang sudah digiling lalu direbus selama 1 jam sambil diaduk-aduk. Setelah itu kacang kedelai dipindahkan ke dalam tong kayu agar ampas dan sari kedelai (susu kedelai) terpisah. “Sari kedelai itulah yang akan dibuat tahu,” kata Wanti. Sari kedelai dicampur susu murni, mentega, garam serta bibit tahu dan dibiarkan mengendap. Endapan tersebut dituangkan dalam cetakan lalu dipress selama kurang lebih 1 jam lalu dipotong-potong sesuai ukuran cetakan dan dimasukan  ke dalam air mendidih yang telah diberi garam dan bawang putih untuk direbus kembali kurang lebih 10-15 menit. Untuk memunculkan tahu berwarna kuning diberi kunyit sebagai pewarna. Barulah tahu dikemas dan siap dijual ke konsumen. Selain sebagai pewarna atau bumbu, kunyit dan garam juga berfungsi sebagai pengawet alami. Tahu susu mentah bisa tahan selama 2 hari. Sedangkan tahu susu yang ditaruh dalam kulkas, akan tahan selama 3 hari. Bentuk tahu yang dihasilkan bermacam-macam, yaitu panjang lonjong, kotak lonjong, kotak kecil dan tahu bantal. “Tahu yang kami hasilkan lebih lembut dan gurih,” ucap Wanti. Jika ingin berwisata kuliner, Anda dapat mendatangi foodcourt maupun restoran yang banyak tersedia di area Tahu Lembang. Temukan sajian olahan tahu susu seperti kupat tahu susu maupun aneka hidangan lain seperti jajanan khas Bandung. Anda juga bisa membeli susu murni dan susu kedelai di area Tahu Lembang. Kawasan Tahu Lembang menjadi pilihan tempat berburu oleh-oleh para wisatawan usai berkunjung di kawasan Lembang hingga Ciater. Karena, selain bisa membeli oleh-oleh tahu, wisatawan juga dapat berburu oleh-oleh lain yang disediakan di berbagai toko oleh-oleh. Area yang cukup luas membuat anak-anak akan leluasa bermain dan berlarian. Berbagai fasilitas outbond yang tersedia akan menambah keceriaan  anak-anak mulai dari ATV (besar dan kecil), becak swalayan, sooting target, sepeda mini, flying fox, perahu dayung, kuda poni, taman kelinci, tendang bola, katapel dan tangkap ikan. “Biasanya fasilitas itu hanya dibuka Minggu saja, namun mengingat liburan, kami akan membukanya setiap hari,” kata Wanti. Sebuah kebun stroberi juga terbentang di kawasan Tahu Lembang. Memetik sendiri buah stroberi segar langsung dari pohonnya akan menjadi pengalaman menyenangkan bagi keluarga. Stroberi segar yang sudah dipetik harus ditimbang. Pengunjung dapat membawa pulang stroberi hasil panennya tersebut dengan membelinya. (k60/yri)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Newswire
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro