Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pantura Cirebon Diprediksi Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pemudik Diimbau Waspada

BMKG memprediksi Kabupaten Cirebon dan sekitarnya akan kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari ke depan.
BMKG memprediksi Kabupaten Cirebon dan sekitarnya akan kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari ke depan / Bisnis-Rachman
BMKG memprediksi Kabupaten Cirebon dan sekitarnya akan kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari ke depan / Bisnis-Rachman

Bisnis.com, CIREBON - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Kabupaten Cirebon dan sekitarnya akan kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Hujan deras di Kabupaten Cirebon dan sekitarnya juga disertai ancaman angin kencang dan petir. 

Para pemudik yang melintasi jalur Pantura Cirebon serta sejumlah ruas tol utama seperti Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Tol Kanci-Pejagan, dan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurut prakiraan BMKG, cuaca ekstrem terjadi akibat adanya pola angin dan tekanan udara yang berpotensi meningkatkan intensitas hujan di wilayah Cirebon dan sekitarnya. 

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan pentingnya kesiapan pemudik dalam menghadapi situasi cuaca yang tidak menentu selama perjalanan pulang ke kota asal masing-masing.

"Cuaca adalah salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum berangkat. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, lakukan pemeriksaan rutin terhadap tekanan ban, sistem penerangan, serta ketersediaan peralatan darurat seperti ban cadangan dan alat komunikasi. Jika hujan deras terjadi, sebaiknya menunda perjalanan dan mencari tempat berlindung yang aman," kata Dwikorita, beberapa waktu lalu.

BMKG mengungkapkan, cuaca buruk yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor meteorologi.

Beberapa fenomena atmosfer turut berkontribusi terhadap tingginya curah hujan, termasuk sirkulasi siklonik di perairan sekitar Indonesia, aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer Rossby Ekuator dan Kelvin.

Menurut Dwikorita, kombinasi dari berbagai faktor ini memperkuat pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah, sehingga meningkatkan potensi hujan dengan intensitas tinggi hingga ekstrem.

"Berdasarkan pantauan kami, dalam beberapa hari ke depan, hujan deras masih berpotensi terjadi di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan," ujar dia.

BMKG juga mengingatkan agar para pemudik mewaspadai sejumlah jalur rawan banjir dan longsor yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

Jalur Pantura Cirebon menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai mengingat sering terjadi genangan air saat hujan lebat. 

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, BMKG memberikan beberapa rekomendasi bagi pemudik yang harus melakukan perjalanan dalam kondisi cuaca ekstrem. 

Selalu periksa informasi cuaca terkini dari BMKG sebelum berangkat untuk menghindari perjalanan saat hujan deras atau badai. 

Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan optimal dengan memeriksa tekanan ban, rem, dan sistem kelistrikan secara rutin. 

Jika curah hujan terlalu tinggi, sebaiknya tunda perjalanan dan cari tempat yang aman untuk berhenti. Saat berkendara dalam kondisi hujan, kurangi kecepatan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan licin. 

Pemudik juga diimbau menjaga jarak aman dengan kendaraan lain sangat penting agar memiliki waktu reaksi lebih lama saat pengereman mendadak. Jangan lupa menyalakan lampu kendaraan saat hujan agar lebih mudah terlihat oleh pengendara lain.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hakim Baihaqi
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper