Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Petani di Kuningan Diguyur Diskon Pupuk Nonsubsidi

Di Kabupaten Kuningan, ratusan petani hadir dalam acara Gebyar Diskon Pupuk di Gudang Pupuk Kujang, Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi.
Pupuk Indonesia
Pupuk Indonesia

Bisnis.com, KUNINGAN- Pupuk Indonesia menggulirkan program pupuk nonsubsidi untuk petani di wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Petani di daerah tersebut masih mengalami kekurangan pasokan pupuk bersubsidi.

Di Kabupaten Kuningan, ratusan petani hadir dalam acara Gebyar Diskon Pupuk di Gudang Pupuk Kujang, Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi. Dalam kegiatan itu, Pupuk Indonesia membagikan 5.000 kupon diskon 40% untuk pembelian pupuk nonsubsidi.

SVP Strategi Pemasaran Pupuk Indonesia Iyan Fajri mengatakan dalam gebyar itu petani bisa mendapatkan pupuk urea maupun NPK ukuran 25 kilogram dengan harga Rp270.000. Sementara, harga asli pupuk tersebut Rp450.000.

Menurut Iyan, program tersebut merupakan perintah dari pemerintah agar mendorong petani melakukan penebusan pupuk, antara lain, menyiapkan pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau. 

“Gebyar Diskon Pupuk sesuai dorongan pemerintah agar petani bisa menikmati pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” kata Iyan di Kabupaten Kuningan, Selasa (6/2/2024).

“Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat panen bulan april nanti,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Iyan, setiap tahunnya pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 triliun untuk membantu petani mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau.

Tahun ini pun, pemerintah berencana menambah alokasi subsidi pupuk sebesar Rp14 triliun agar semakin banyak petani mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Pemerintah juga mempermudah mekanisme penebusan pupuk bersubsidi hanya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh seluruh petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk,” kata Iyan.

SVP Strategi Pemasaran Pupuk Indonesia, Iyan Fajri mengatakan, tidak hanya menyediakan pupuk bersubsidi kepada petani, pemerintah menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi.

“Pemerintah melalui Pupuk Indonesia, memastikan ketersediaan pupuk di seluruh Indonesia, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi. Pemerintah membantu memperoleh pupuk dengan mudah guna mendukung program percepatan musim tanam pada awal tahun 2024,” demikian ungkap Iyan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah menyebutkan diskon pupuk nonsubsidi yang digulirkan Pupuk Indonesia membantu petani ubi jalar di wilayahnya.

Menurutnya, petani ubi jalar tidak mendapatkan alokasi pupuk subsidi karena menanam di luar sembilan komoditas yang ditetapkan oleh pemerintah yakni, padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kopi, dan kakao.

“Kuningan ini sebagiannya itu banyak petani ubi jalar. Adanya program ini membantu petani yang belum pernah kebagian pupuk subsidi dan mampu mendapatkan pupuk nonsubsidi lebih murah,” kata Wahyu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Hakim Baihaqi
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper