Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bakal Benahi Kinerja Seluruh BUMD, Bey: Saya Tidak Punya Utang-utangan

Bey Machmudin memastikan tahun ini pihaknya akan membenahi kinerja seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin

Bisnis.com, BANDUNG--Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan tahun ini pihaknya akan membenahi kinerja seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Bey mengatakan upaya ini dilakukan dalam rangka pembenahan tata kelola perusahaan agar lebih profesional sekaligus menguatkan kinerja BUMD menghadapi situasi ekonomi 2024 yang diramal banyak pihak akan mengalami perlambatan.

Menurutnya sejak sebulan terakhir pihaknya sudah melakukan proses evaluasi seluruh BUMD yang mayoritas sahamnya dimiliki Pemprov. Antara lain PT Jasa Sarana, PT Migas Utama Jabar, hingga Bank BJB.

"Evaluasinya sudah rampung, kita ingin menata kelola BUMD lebih profesional lagi baik dari sisi kinerja keuangan, SDM dan lain-lain," katanya melalui pesan singkat pada wartawan, Selasa (22/1/2024).

Bey menegaskan dirinya tidak memiliki kepentingan apapun dalam rencana pembenahan BUMD. Satu-satunya kepentingan menurutnya adalah demi Jawa Barat yang lebih maju dan lebih baik lagi.

"Saya tidak punya kepentingan apapun, saya ingin tata kelola BUMD lebih baik. Saya tidak punya hutang-hutangan, BUMD harus diisi oleh orang-orang profesional," katanya.

Dalam upaya pembenahan tersebut pihaknya memastikan langkah tersebut akan berdasarkan pada kinerja direksi dan komisaris yang sudah ia kantongi.

"Soal direksi atau komisaris, buat saya kinerja menjadi tolak ukur utama," ujarnya.

Sebelumnya, Bey menyoroti kontribusi BUMD pada daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2023 yang cenderung merosot tajam sehingga mempengaruhi APBD untuk belanja Pemprov Jabar di 2024. Akibatnya, APBD murni Pemprov Jabar di 2024 hanya berkisar di Rp35 triliun.

“Pertama BUMD harus berkontribusi pada daerah, pada APBD sebagai penerimaan. Kedua, BUMD harus efisien dalam pelaksanaannya dan selanjutnya mengevaluasi secara menyeluruh semua BUMD. APBD Rp35,79 triliun, ada sedikit (penurunan). (Belanja) terbesar pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” ujar Bey di Gedung DPRD Jabar, Rabu (15/11/2023).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper