Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

23 Peternak Terdampak PMK di Subang Terima Bantuan Uang

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Subang Bambang Suhendar menyebutkan sebanyak 1.671 ekor hewan ternak terdampak PMK.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 November 2022  |  13:28 WIB
23 Peternak Terdampak PMK di Subang Terima Bantuan Uang
Petugas Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang memeriksa kesehatan sapi di salah satu lokasi peternakan di Periuk, Kota Tangerang, Banten, Selasa (14/6/2022). ANTARA FOTO - Fauzan
Bagikan

Bisnis.com, SUBANG - Puluhan peternak yang terdampak penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menerima bantuan uang dari pemerintah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Subang Bambang Suhendar menyampaikan sesuai dengan pendataan yang telah dilakukan, sebanyak 1.671 ekor hewan ternak terdampak PMK.

"Itu merupakan data kumulatif sejak Mei 2022," katanya, Rabu (16/11/2022).

Dari jumlah itu, sebanyak 1.575 ekor hewan ternak di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 41 mati dan 52 ekor dipotong bersyarat. Kini tersisa tiga ekor yang tengah dalam perawatan.

Menurut dia, bantuan dalam keadaan tertentu darurat bagi peternak terdampak PMK itu merupakan bantuan pemerintah pusat yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Khusus di Subang, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp460 juta untuk dibagikan kepada 23 peternak.

Penyaluran bantuan itu dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

Wabup menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat atas bantuan yang diberikan kepada para peternak yang berdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) subang

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top