Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelajah Investasi Jabar: Mau Investasi Sektor Ekraf? Bisa Datang ke Tasikmalaya

Kepala Disperindag Jabar Iendra Sofyan mengatakan pihaknya saat ini tengah mendukung tumbuh kembang sektor ekonomi kreatif, salah satunya di Kota Tasikmalaya.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  15:12 WIB
Jelajah Investasi Jabar: Mau Investasi Sektor Ekraf? Bisa Datang ke Tasikmalaya
Batik Tasikmalaya - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG — Sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu unggulan Jawa Barat dalam menyasar penanaman modal baik dalam negeri maupun asing.

Karena itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan konsentrasi tinggi pada pengembangan ekraf di sejumlah daerah. Salah satu yang didorong adalah potensi ekraf Kota Tasikmalaya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan pihaknya saat ini tengah mendukung tumbuh kembang sektor ekonomi kreatif, salah satunya di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, Kota Tasikmalaya dapat memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan Jawa Barat karena mempunyai tiga sektor ekonomi kreatif unggulan di Jawa Barat.

“Kota Tasikmalaya punya tiga sektor ekonomi kreatif unggulan, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan yang beragam. Ini merupakan suatu hal yang harus dapat dimaksimalkan,” ujar Iendra kepada tim Jelajah Investasi Jawa Barat Bisnis Indonesia.

Pihak TCIC (Tasik Creative & Innovation Committee) sendiri sudah menyusun setidaknya 7 produk unggulan dari sejumlah sub sektor ekonomi kreatif wilayah di Jabar Selatan tersebut. Antara lain Payung Geulis, Kelom Geulis, Bordir Tasik, Batik Tasik, Mendong, Anyaman dan Kuliner.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri sudah membekali Kota Tasikmalaya lewat pendirian Creative Center yang saat ini pembangunannya masih berproses.

Data menunjukan ekspor ekonomi kreatif Jabar saat ini terhitung sebesar 31,95 persen dengan nilai mencapai US$6,4 juta. Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi Jabar menyebut, provinsi dengan populasi hampir 50 juta ini memiliki potensi ekonomi kreatif sangat besar hingga mampu menyumbang PDB ekonomi kreatif nasional sebesar 20,73 persen.

Jelajah Investasi Jabar digelar Bisnis Indonesia perwakilan Bandung terselenggara berkat dukungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, PT Migas Utama Jabar, Bank BJB, PT Jamkrida Jabar, PT IBRM, dan Pemkab Sumedang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Investasi ekonomi kreatif
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top