Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Perjuangkan Jemaah Haji Asal Jabar Terpusat Dekat Masjidil Haram

Untuk wilayah Jawa Barat, pada tahun ini jemaah haji akan dipimpin langsung oleh Gubernur guna memastikan pula 17.000-an jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, lancar, dan nyaman.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 27 Juni 2022  |  18:57 WIB
Pemprov Perjuangkan Jemaah Haji Asal Jabar Terpusat Dekat Masjidil Haram
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas Calon Jemaah Haji Kloter 34 asal Jabar, yang terdiri dari Kabupaten Ciamis, Bogor, dan Pangandaran, di UPT Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, Senin (27/6 - 2022).

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas Calon Jemaah Haji Kloter 34 asal Jabar, yang terdiri dari Kabupaten Ciamis, Bogor, dan Pangandaran, di UPT Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, Senin (27/6/2022).

Gubernur menyampaikan, Jawa Barat merupakan wilayah yang memiliki jemaah haji terbesar, yaitu sebanyak 17.566 jemaah pada tahun ini.

Adapun Calon Jemaah Haji Kloter 34 yang dilepas oleh Gubernur hari ini sebanyak 413 jemaah. 

"Hari ini di Embarkasi Haji Kota Bekasi, saya melepas 413 jemaah haji yang besok pagi akan berangkat. Kita layani semaksimal mungkin," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

"Alhamdulillah, lokasi jemaah haji Jawa Barat sudah kita perjuangkan jauh-jauh hari, sehingga jarak jemaah haji hanya 1.500 meter dari Masjidil Haram, paling dekat 500 meter. Jadi sangat nyaman," ucapnya.

Selain itu, untuk wilayah Jawa Barat, pada tahun ini jemaah haji akan dipimpin langsung oleh Gubernur guna memastikan pula 17.000-an jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, lancar, dan nyaman.

"Saya sendiri akan memimpin untuk jemaah haji Jawa Barat tahun ini. Saya akan berangkat Minggu depan untuk memastikan 17.000-an jemaah dapat beribadah dengan lancar, aman terkendali, tak kurang satu apapun," paparnya.

Kang Emil pun menyampaikan, pembatasan umur para jemaah haji di bawah usia 65 tahun akan dilepas tahun depan, sehingga hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemda Provinsi Jawa Barat.

"Ini usia rata-rata sesuai aturan di bawah 65 tahun, maka tantangan tahun depan lebih besar karena pembatasan umur itu dilepas, sehingga kemungkinan tahun depan banyak sekali yang sepuh-sepuh masuk ke daftar haji," jelasnya.

Kang Emil mendoakan agar kuota haji untuk Jawa Barat bisa terus bertambah, sehingga masa tunggu bagi yang akan menunaikan ibadah haji bisa dipercepat setiap tahunnya.

"Jawa Barat waktu tunggunya itu 32 tahun. Bayangkan ada yang niat berhaji dikabulkan di tahun 2054. Makanya kita doakan terus agar kuota haji Indonesia setiap tahun terus bertambah untuk mengurangi antrean kuota yang terbatas," ungkapnya.

Kang Emil berpesan kepada jemaah haji untuk tetap mensyukuri nikmat umur, serta kesehatan yang sudah diberikan Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut ia juga mengingatkan agar jemaah haji menjaga kondisi tubuhnya supaya tetap prima.

"Saya titip, jangan lupa bersyukur atas nikmat umur yang Allah berikan kepada kita yang semata-mata untuk ibadah. Saya menghaturkan pula terima kasih sebagian dari bapak, ibu yang mendoakan almarhum anak saya. Mudah-mudahan juga menjadi inspirasi bagi kita semua," jelas Kang Emil.

"Kita syukuri pula nikmat kesehatan. Saya titip, ya, supaya dijaga betul kesehatan, minum obat dan vitamin. Pastikan semua kesehatan prima  dari seluruh ibadah kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Ibadah yang paling menuntut fisik itu adalah ibadah haji," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji pemprov jabar ridwan kamil
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top