Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

80 Penyandang Disabilitas Dapat Pelatihan Kuliner Kerajinan

Jabar menjadi salah satu provinsi yang paling banyak mempekerjakan penyandang disabilitas sebanyak 12 persen dari jumlah nasional penyandang disabilitas.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  19:03 WIB
Pelatihan bagi penyandang disabilitas yang digelar di UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara dan Tubuh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.
Pelatihan bagi penyandang disabilitas yang digelar di UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara dan Tubuh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

Bisnis.com, CIMAHI – Sebanyak 80 penyandang disabilitas mendapat pelatihan untuk bekerja. Kalangan disabilitas mendapatkan bimbingan sosial, mental, fisik, dan keterampilan khusus yang bermanfaat dalam pekerjaan. 

Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmadja mengapresiasi pelatihan yang digelar di UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara dan Tubuh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. 

Apalagi pelatihan terselenggara berkat kolaborasi dengan PT PLN (Persero) melalui dana corporate social responsibility (CSR). 

Menurutnya, Jabar menjadi salah satu provinsi yang paling banyak mempekerjakan penyandang disabilitas sebanyak 12 persen dari jumlah nasional penyandang disabilitas.

Pemda Provinsi Jabar bersama 27 kab/kota dan kolaborasi dengan berbagai pihak komitmen dan konsisten memberikan akses seluas mungkin bagi disabilitas untuk mengembangkan potensinya. 

Sekda berpesan kepada instruksur agar jeli melihat potensi sesuai minat dan bakat peserta pelatihan. “Jangan dipaksakan semua anak-anak mempunyai minat yang sama. Saya yakin bahwa suatu saat teman-teman disabilitas di Jawa Barat banyak yang berprestasi,” imbuh Setiawan, Jumat (25/2/2022). 

Sekda juga menekankan agar instruktur dan pembimbing juga bisa menanamkan semangat kreativitas kepada peserta, terutama di sektor kerakyatan seperti UMKM. Tak lupa, pemda membantu untuk mempromosikan dan memasarkan produk yang dihasilkan disabilitas. 

“Ekonomi kerakyatan bisa bertahan kuncinya kreativitas. Agar instruktur dan pembimbing bisa mengajarkan kreativitas lebih tinggi lagi (kepada peserta). Insyaallah bahwa penyandang disabilitas akan tetap bertahan,” tutur Setiawan.

Setiawan juga menghaturkan terima kasih PT PLN Persero melalu program CSR PLN Peduli yang terus bermitra dengan Pemda Provinsi Jabar. 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar menyebutkan ke-80 disabilitas ini pendampingan dan pemberdayaan keterampilan di bidang kuliner, kerajinan, dan lain–lain. 

"Bapak yakin anak-anakku sekalian bisa sukses di sini. Bapak ucapkan tetap semangat dan jangan menyerah, kalian bisa mencapai cita-cita," kata Dodo. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

disabilitas pemprov jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top