Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kompetisi Ikan Cupang, Total Hadiah Rp500 Juta!

Gelaran akbar ini akan diselenggarakan di Trans Studio Mall, Bandung, tanggal 13-16 Januari 2022 mendatang dan rencananya akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  14:15 WIB
CAF Betta Festival
CAF Betta Festival

Bisnis.com, BANDUNG - Kota Bandung akan menjadi tuan rumah kompetisi ikan cupang atau dengan nama lain Betta Fish yang digandrungi masyarakat saat masa pandemi ini. Ribuan ikan cupang akan berkompetisi dan juga lebih dari 4.200 ikan hias akan dipamerkan.

Gelaran akbar ini akan diselenggarakan di Trans Studio Mall, Bandung, tanggal 13-16 Januari 2022 mendatang dan rencananya akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno.

PT Cahaya Anugrah Firdaus (CAF) selaku penggagas acara bertajuk CAF Betta Festival ini kompetisi ini dilaksanakan karena terinspirasi dari manfaat ikan hias di Indonesia yang sangat berpengaruh pada perekonomian bangsa Indonesia, karena Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor ikan non-konsumsi atau ikan hias di dunia. Saat ini Indonesia masih berada pada peringkat ke-5 dunia sebagai negara pengekspor ikan hias terbesar.

Pada 2018 lalu saja, Indonesia mengekspor 257.862.207 ekor ikan hias dengan nilai +/- US$314 juta. Jepang, Singapura, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Inggris menjadi negara tujuan ekspor utama. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sendiri saat ini masih berupaya mendorong produksi perikanan non-konsumsi asal Indonesia untuk memenuhi pasar ikan hias dunia dengan memfasilitasi para pembudidaya.

Salah satu ikan hias yang menjadi andalan ekspor Indonesia adalah ikan cupang. Di Indonesia, perkembangan penghobi ikan cupang sangat pesat sehingga memicu persaingan pasar yang ketat dan keberanekaragaman jenis ikan cupang. Sektor pemasaran ikan cupang ini cukup beragam dari anak-anak, penghobi, pemain kontes dan kolektor.

Kualitas adalah hal terpenting dalam pemasaran ikan cupang, dengan kualitas yang baik ikan-ikan cupang ini akan mampu bersaing di Kancah Nasional maupun Internasional.

“Acara akbar ini kami gagas bersama Dewan dan Komunitas penggiat cupang Indonesia bekerjasama dengan para pelaku usaha kecil”, ungkap Event Director of CAF Betta Festival, Zaenal Somantri, Selasa (11/1/2022).

Dia menambahkan, CAF Betta Festival diikuti oleh seluruh komponen pemangku kepentingan cupang di seluruh Indonesia. CAF Betta Festival juga menawarkan hadiah yang cukup fantastis dengan nilai total sebesar Rp500 juta.

Adapun pembagian kategori terdiri dari 2 kelas yaitu International Betta Congress (IBC) dan Standar Nasional Indonesia (SNI), dengan total kelas cupang yang dikompetisikan sebanyak 173 kelas untuk IBC dan SNI. Kompetisi ini akan dinilai oleh dewan juri dengan jumlah terbanyak se-Indonesia yaitu 11 Juri SNI dan 11 Juri IBC (total 22 juri yang semuanya bersertifikasi).

Program acara yang digelar selama empat hari ini terbagi menjadi beberapa segmen; Batch In Cupang Peserta (13 Januari), Penjurian Kompetisi Cupang Tahap-1 (14 Januari), Penjurian Kompetisi Cupang Tahap-2 & Pengumuman Pemenang Tahap-1 (15 Januari), Pengumuman Pemenang Juara Umum & Grand Champion (16 Januari).

“Untuk Juara Umum SNI Grand Champion IBC akan mendapatkan hadiah senilai Rp25 juta. Satu unit Yamaha NMAX untuk Kategori Best of Show IBC. Dua unit Yamaha LEXY untuk kategori Best of Optional IBC dan Best of Form (Reguler). Satu unit Yamaha MIO M3 untuk Kategori Best of Form (Baby). Total hadiah Rp161 juta untuk Kategori Best of Division (Reguler & Optional). Dan total hadiah Rp70 juta untuk Grand Champion SNI”, jelas Zaenal.

CAF Betta Festival yang mengambil tema “Pride of Local Culture” secara nyata melibatkan para pengusaha, UMKM dan pembudidaya dalam satu forum kegiatan yang benar-benar konkret, terukur, meningkatkan ekonomi para pelaku usaha di bidang ikan hias melalui booth-booth pameran. 

Meski diselenggarakan dalam kondisi masa pandemi Covid-19, namun penyelenggara tetap menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat dan disiplin.

CEO CAF Group Yanuar Anugrah menyatakan timnya telah menyediakan Mobile Laboratorium Antigen (EBDC) yang disiagakan untuk keperluan tes antigen bagi semua panitia dan peserta yang mengikuti acara. Selain itu, semua yang berada di area kegiatan juga tetap diwajibkan untuk mengenakan masker dengan baik, mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan sanitasi serta menjaga jarak fisik/tidak berkerumun.

Selain masyarakat bisa hadir langsung menikmati acara ini secara offline dari kawasan Trans Studio Mall, Bandung, acara ini juga tetap bisa diakses secara online melalui platform virtual event untuk memaksimalkan keikutsertaan publik.

“Kami berharap, melalui kegiatan CAF Betta Festival bisa menyumbang kontribusi lebih besar lagi dari potensi yang sudah ada saat ini. Semoga dengan adanya kegatan ini juga dapat memulihkan dan menggairahkan kembali perekonomian Indonesia pasca pandemi," pungkas Yanuar. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikan cupang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top