Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sidang ke-10 Pelecehan Santriwati Hadirkan Bidan, Dokter dan Kerabat Terdakwa

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dodi Gazali Emil mengatakan dalam persidangan yang digelar hari ini, Selasa (28/12/2021), para saksi sudah siap memberikan keterangan di persidangan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 28 Desember 2021  |  12:35 WIB
Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dodi Gazali
Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dodi Gazali

Bisnis.com, BANDUNG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat kembali mendatangkan enam saksi untuk terdakwa HW atas kasus pemerkosaan tergadap 12 santriwati di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung.

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dodi Gazali Emil mengatakan dalam persidangan yang digelar hari ini, Selasa (28/12/2021), para saksi sudah siap memberikan keterangan di persidangan.

"Hari ini sidang ke-10 sidang HW, dan kita hadirkan enam saksi satu orang bidan dan dokter kemudian dari tiga orang [kerabat] terdakwa dan korban," ujar Dodi, Selasa (28/12/2021).

Dodi bilang, pada persidangan kali ini Kepala Kejati Jabar absen menjadi JPU karena tengah memiliki agenda lain di luar kasus persidangan.

"Kajati berhalangan hadir harus pimpin kerja daerah. Nanti kita dengarkan JPU karena ini tertutup jadi kita tunggu JPU bilang apa kesaksian bidan tersebut," ucapnya.

Dodi memastikan, kerabat terdekat terdakwa yang dihadirian dalam persidangan bukan pengurus Yayasan terdakwa.

"Bukan sebagai pengurus yayasan tapi kerabat yang bersangkutan," katanya.

Dalam sembilan persidangan sebelumnya, sudah banyak saksi diperiksa baik dari korban maupun dari saksi orang dewasa. Terlebih, dalam persidangan terungkap terdakwa HW tidak hanya melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap belasan santriwatinya, tapi juga menyelewengkan dana bansos untuk Yayasan Sosial dan Pendidikan Manurul Huda.

Dalam beberapa fakta persidangan HW menggunakan dana yayasan untuk kepentingan pribadi dan untuk menyewa hotel dan apartemen. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pelecehan Seksual
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top