Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7.000 Produk UMKM di Kabupaten Bandung Bakal Dipasarkan 2 Kali Seminggu

Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat lewat culinary market.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 21 November 2021  |  20:47 WIB
7.000 Produk UMKM di Kabupaten Bandung Bakal Dipasarkan 2 Kali Seminggu
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengunjungi acara Kuliner Minggu Bedas.
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG -Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat lewat culinary market. Dalam acara tersebut 7.000 produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari 31 kecamatan dipasarkan bergiliran.

“Selain menambah kecintaan warga kepada Kabupaten Bandung, kegiatan ini juga dapat menggairahkan dunia kuliner yang saat ini sedang terdampak pandemi, terutama di sektor IKM (Industri Kecil Menengah). Akan sangat sayang jika momentum ini dilewatkan begitu saja. Ini harus dioptimalkan,” ujar Bupati Bandung Dadang Supriatna, Minggu (21/11/2021).

Hal tersebut juga merupakan salah satu cara untuk mempertahankan eksistensi kuliner tradisional, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengajak UMKM untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi. Salah-satunya dengan Ikut serta menjadi mitra usaha jasa makanan online.

“Tidak dipungkiri di masa pandemi seperti sekarang ini, layanan antar jemput makanan secara online menjadi alternatif bahkan andalan masyarakat. Saya berharap para pelaku IKM kita bisa memanfaatkan momen ini, agar penjualan lebih mudah dan pangsa pasar pun akan semakin luas,” harapnya.

Dia mengapresiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung yang telah menyelenggarakan acara Kuliner Minggu Bedas. Bersama Disperindag, lanjut bupati, pihaknya akan selalu menggulirkan berbagai macam program dan inovasi untuk meningkatkan daya saing produk UMKM.

Di antaranya program culinary market, yang dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yakni setiap Jumat di pelataran Kantor Disperindag dan Minggu pagi di Lapangan Upakarti.

Tak hanya itu, Dadang Supriatna juga berencana membangun rumah komoditi di setiap kecamatan, serta mendirikan pusat pelaku UMKM di rest area dan tempat strategis lainnya untuk mempromosikan produk UMKM Kabupaten Bandung.

Selain lebih dikenal masyarakat luas, seluruh program yang digulirkan diharapkan dapat mendukung produk UMKM di Kabupaten Bandung untuk terus menghasilkan produk yang lebih inovatif, kreatif dan mempunyai daya saing.

“Saya juga berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan Kuliner Minggu Bedas ini untuk mendapatkan kuliner yang otentik, lezat, halal, dengan harga yang cukup terjangkau. Semoga kegiatan ini dapat terus dioptimalkan dan dijadikan momentum mempromosikan hasanah dan keberagaman kuliner Kabupaten Bandung,” tutup Kang DS. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm kabupaten bandung
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top