Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WJIS 2021: Dear Investor, Menteri Bahlil Ajak Tanam Modal di Jabar

Bahlil mengapresiasi kinerja dan komitmen Pemda Provinsi Jabar dalam mendorong investasi. Pada Semester I 2021, Jabar menempati peringkat pertama realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Indonesia dengan total Rp72,5 triliun.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  18:02 WIB
WJIS 2021: Dear Investor, Menteri Bahlil Ajak Tanam Modal di Jabar
Menteri Investasi yang juga Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia (tengah)

Bisnis.com, BANDUNG--Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bahlil Lahadalia mengajak investor untuk tetap menanamkan modalnya di Jawa Barat. Keunggulan yang dimiliki Jawa Barat membuatnya menjadi primadona.

Bahlil mengapresiasi kinerja dan komitmen Pemda Provinsi Jabar dalam mendorong investasi. Pada Semester I 2021, Jabar menempati peringkat pertama realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Indonesia dengan total Rp72,5 triliun.

"Jabar itu untuk PMDN dan PMA sebesar Rp72,5 triliun. Dari total Rp490 triliun yang sudah masuk, itu Rp72,5 triliun masuk di Jabar atau setara 16,4 persen," kata Bahlil via konferensi video dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2021 kolaborasi DPMPTSP Jabar dan BI di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Kamis (21/10/2021).

Merujuk data realisasi investasi tersebut, kecenderungan atau keinginan investor, baik dalam negeri maupun luar negeri, berinvestasi di Jabar lebih besar ketimbang provinsi lain di Pulau Jawa. "Ini adalah data. Dan mungkin juga, saya harus jujur mengatakan, di samping infrastruktur di Jabar yang baik, internal pelayanan juga itu menentukan kecenderungan orang melakukan investasi," tuturnya.

Dia juga punya alasan lain terkait tingginya minat investasi ke Jabar. “Tidak hanya itu, saya berpikir bahwa tingkat produktivitas dari tenaga kerja yang ada di Jabar, itu mungkin menjadi daya tarik sendiri dibandingkan dengan provinsi lain sekalipun kita tahu UMR di Jabar itu biayanya lebih besar daripada di beberapa provinsi," tambahnya.

Bahlil optimistis, di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, investasi Jabar akan terus meningkat. Hal itu pun diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Jabar dan nasional. "Karena dengan investasi-lah kita bisa meningkatkan PAD, dengan investasi-lah kita menciptakan lapangan pekerjaan, dengan investasi-lah kita menciptakan nilai tambah," tuturnya.

Dengan sejumlah alasan tersebut, Bahlil tak segan untuk mengajak para investor untuk menanamkan modal di Jabar.

"Dalam forum ini sekaligus ingin mempromosikan, ayo para investor dari dalam maupun luar negeri tanamkan modal kalian di Jabar sebagai salah satu alternatif terbaik dari sekian banyak provinsi yang juga adalah terbaik," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

WJIS
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top