Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Prediksi Jalur Pantura Kabupaten Cirebon Dipadati Pemudik Malam Ini

Para pemudik lebih memilih waktu malam hari untuk melakukan perjalanan, lantaran menghindari terik matahari dan anggapan penyekatan hanya dilakukan siang hari.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  12:14 WIB
Penyekatan dan pemeriksaan para pemudik di pantura Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi
Penyekatan dan pemeriksaan para pemudik di pantura Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon memprediksi volume kendaraan yang bakal melintasi Kabupaten Cirebon pada malam (10/5/2021) bakal mengalami peningkatan.

Kapolresta Cirebon Kombes M Syahduddi mengatakan mulai Minggu (9/5/2021) malam, arus lalu lintas di jalur utama Kabupaten Cirebon sudah mengalami kepadatan, didominasi oleh pengendara roda dua.

"Malam tadi banyak, terlihat dari pengendara yang membawa barang bawaan seperti pemudik," kata Syahduddi di Kabupaten Cirebon, Senin (10/5/2021).

Syahduddi mengatakan, para pemudik lebih memilih waktu malam hari untuk melakukan perjalanan, lantaran menghindari terik matahari dan anggapan penyekatan hanya dilakukan siang hari.

Ditambahkan Syahduddi, penyekatan dilakukan setiap malam hari mulai pukul 23.00 sampai 05.00 WIB.

"Kami juga mempertebal personel untuk menghindari para pemudik menerobos penjagaan. Malam tadi, 5.000 lebih pemudik kami putar balikkan," katanya.

Sebelumnya, ruas Jalan Otto Iskandar Dinata (Pantura), Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terpantau padat pada Minggu (9/5/2021) malam. Hal tersebut lantaran adanya penyekatan yang dilakukan oleh petugas gabungan.

Pantauan Bisnis.com, kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut hanya mampu melaju dengan kecepatan tidak lebih dari 40 kilometer per jam.

Kendaraan bernomor polisi di luar Cirebon Raya, terpantau diadang oleh petugas. Beberapa kendaraan yang melakukan perjalanan mudik, langsung diputarbalikkan kembali kota asal.

Sementara, warga lokal yang berkendara menggunakan kendaraan bernomor polisi luar masih dipersilahkan untuk melintasi jalur pantura.

Seluruh pengendara yang terbukti melakukan perjalanan mudik, terpaksa harus diputarbalikkan sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat.

Kabupaten Cirebon menyiapkan sembilan titik posko penyekatan untuk menghalau para pemudik. Kebijakan tersebut mulai berlaku 6-17 Mei 2021.

Sembilan titik yang bakal dilakukan penyekatan yakni, Dukuhpuntang, Palimanan, Rawagatel, Losari, Ciperna, Kanci, Ciwaringin, Weru, dan Gerbang Tol (GT) Palimanan.

Selain menyiapkan sembilan posko penyekatan, didirikan pula lima posko pengamanan, dua posko pelayanan, dan satu posko utama.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon Mudik Lebaran
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top