Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Sampai Tegalluar, Sementara Sampai Padalarang

Pemerintah meminta proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang digarap PT KCIC bisa tuntas pada semester II 2022 meski stasiun akhir yang digunakan belum sampai ke Tegalluar, Kabupaten Bandung melainkan ke Stasiun Padalarang, Bandung Barat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 12 April 2021  |  13:41 WIB
Aktivitas proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di salah satu tunnel atau terowongan di kawasan Tol Purbaleunyi KM 125, Cibeber, Cimahi Selatan, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Bisnis - Rachman
Aktivitas proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di salah satu tunnel atau terowongan di kawasan Tol Purbaleunyi KM 125, Cibeber, Cimahi Selatan, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah meminta proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang digarap PT KCIC bisa tuntas pada semester II 2022 meski stasiun akhir yang digunakan belum sampai ke Tegalluar, Kabupaten Bandung melainkan ke Stasiun Padalarang, Bandung Barat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya mendampingi Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan bersama Menteri Perhubungan Budi Karya melihat progres pembangunan proyek yang sudah memasuki capaian 70 persen tersebut. 

Menurutnya sesuai perintah Presiden Joko Widodo percepatan pembangunan moda transportasi modern ini bisa dicapai pada 2022 mendatang. 

“Arahan dari presiden semester II 2022 kereta sudah dipakai Jakarta-Bandung ke Padalarang dulu, dari Padalarang menggunakan kereta ke Kebon Kawung,” katanya di Bandung, Senin (12/4/2021).

Menurutnya dalam kunjungan kedua menteri tersebut pihaknya menitipkan aspirasi agar jalur Padalarang-Bandung yang saat ini sudah padat dan macet. Menurutnya pemerintah rencananya akan membangun lima titik jalan layang di jalur antara Padalarang-Kebon Kawung. 

“Jadi jika ada kereta frekuensinya 10-15 menit itu tidak akan mengganggu lalu lintas di jalan raya,” ujarnya.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya mengatakan berbagai program pembangunan dilakukan, termasuk pengerjaan sarana dan prasarana lain untuk menunjang operasional KCJB. 

Jajaran Direksi PT KCIC terus melakukan koordinasi dan konsolidasi internal dan eksternal secara berkelanjutan agar pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini dapat berjalan sesuai target.

Dijelaskan Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya, untuk mengejar target penyelesaian, percepatan progres di setiap titik dilakukan secara komprehensif, sehingga akselerasi pembangunan proyek KCJB bisa terwujud. 

"Targetnya test and commisioning di Agustus 2022," katanya di Bandung, Minggu (28/3/2021).

“Saat ini, High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC), KCIC, beserta pemanufaktur sarana dan prasarana terkait, didampingi oleh KAI sedang merumuskan check list untuk semua sub-sistem yang dibutuhkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, baik itu terkait EMU, railway system maupun operasional,” ungkapnya. 

Di sisi lain, pembangunan dan penyediaan sarana prasarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga menjadi prioritas dan berjalan paralel. Keempat stasiun yakni Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar saat ini dalam tahap konstruksi. Secara general, pembangunan telah memasuki tahap fondasi dan struktur lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top