Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Berikan Layanan Kesehatan Mobile Bagi Warga Terdampak Ledakan di Balongan

PT Pertamina (Persero) memberikan layanan kesehatan secara mobile kepada warga terdampak ledakan kilang minyak Balongan Kabupaten Indramayu yang saat ini sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 01 April 2021  |  11:43 WIB
Ilustrasi - Saint Anthony Hospital
Ilustrasi - Saint Anthony Hospital

Bisnis.com, INDRAMAYU - PT Pertamina (Persero) memberikan layanan kesehatan secara mobile kepada warga terdampak ledakan kilang minyak Balongan Kabupaten Indramayu yang saat ini sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Senior Vice President Corporate Communication dan Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto mengatakan layanan kesehatan tersebut untuk memastikan kesehatan warga terdampak dalam kondisi baik.

“Pertamina akan terus berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat terdampak dan memastikan semuanya dalam kondisi sehat baik secara fisik maupun psikologisnya,” kata Agus melalui keterangan tertulis, Kamis (1/4/2021).

Selain itu, posko kesehatan di GOR Bumi Patra dan lapangan futsal Bumi Patra, masih bersiaga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat

Pertamina, imbuh Agus, juga tetap menyediakan Posko Kesehatan di GOR dan Lapangan Futsal Pertamina Bumi Patra yang berlokasi di Kecamatan Indramayu. Sebanyak 5 tenaga medis dan 1 dokter bersiaga secara shifting.

Selain itu, perlengkapan kesehatan yang terdiri dari 108 box masker medis dan masker kain, 30 pax popok bayi, 50 botol hand sanitizer dan minyak kayu putih serta 20 paket perlengkapan harian pun sudah diberikan.

“Pelayanan kepada warga merupakan prioritas kami untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik. Mudah-mudahan setelah padam total, warga bisa kembali ke rumah dan kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Agus.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu Dodi Dwi Endrayadi mengatakan, dari 2.000 warga terdampak, sebanyak 1.300 lainnya sudah pulang ke rumah masing-masing.

Sedangkan 700 lainnya, masih mengungsi di Komplek Bumi Patra milik PT Pertamina.

"Untuk kepastian di pengungsian boleh pulang atau tida masih menunggu keputusan dari pihak muspida dan Pertamina. Kami minta, yang di pengungsian agar tetap bertahan dahulu," katanya. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina indramayu
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top