Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelajah Metropolitan Rebana: Ridwan Kamil Minta Pengusaha Gunakan Layanan Kargo Kertajati

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan menjaga kesinambungan penerbangan kargo dari Bandara Internasional Kertajati, Majalengka.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  14:25 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) bersama Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (kedua kanan) di Bandara Kertajati Majalengka - Bisnis/Wisnu Wage
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) bersama Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (kedua kanan) di Bandara Kertajati Majalengka - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, MAJALENGKA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan menjaga kesinambungan penerbangan kargo dari Bandara Internasional Kertajati, Majalengka.

Ridwan Kamil mengatakan sejumlah upaya akan terus dilakukan agar penerbangan dari Kertajati pulih. Meski masih menunggu tuntasnya jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), pihaknye meminta agar manajemen PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) memaksimalkan pasar dari wilayah Jabar bagian utara juga sebagian Jawa Tengah.

"Kertajati itu main bisnisnya dari Priangan, padahal ada potensi di utara. Sepertiga ekonomi Jawa Barat di sana harusnya bisa bergeser ke sini, utara Jawa Barat itu tidak butuh Cisumdawu,” katanya di Bandara Kertajati, Majalengka, Selasa (23/2/2021).

Ridwan Kamil menilai membangkitkan Kertajati lewat bisnis kargo merupakan pilihan yang paling logis di tengah situasi pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 saat ini. Menurutnya BUMD tersebut harus menjalankan bisnis yang memberikan kepastian mengingat penerbangan orang masih terbatas.

“Karena itu kargo menjadi pilihan logis yang bisa menjadi pengungkit ekonomi,” katanya.

Pihaknya juga memastikan akan meminta seluruh pengusaha Jawa Barat agar memanfaatkan layanan kargo dari Kertajati. Menurutnya banyak komoditas ekspor Jawa Barat yang permintaan serta pasarnya tinggi. Dia menunjuk komoditas ubi yang dibutuhkan Jepang, lalu ada jahe merah oleh Singapura dan Hong Kong.

“Permintaan masih banyak. Mari kita singkirkan ego sektoral, kuatkan potensi komunal, semua berkeringat agar hasilnya optimal,” tuturnya.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan rute di Batam dipilih sebagai rute perdana kargo dari Kertajati berdasarkan kebutuhan. Pihaknya mengaku siap menerbangkan kargo ke rute lain di Indonesia bahkan internasional.

"Kita tes dulu di luar Jabar, potensinya memang besar, di tempat lain berhasil, lalu bagaimana menghidupkan transportasi udara tapi basisnya kargo," tuturnya.

Menurutnya ekspor Indonesia di tengah pandemi terus menanjak membuat Garuda mengincar pasar kargo. Pemulihan ekonomi lewat bisnis kargo menurutnya logis karena layanan penumpang pulih lebih lama.

"Kebetulan ada Batam, sekali. Kami terbuka mau kemana, ternyata banyaknya ke Jepang kita ke Jepang," katanya.

Garuda dipastikan akan mengikuti permintaan para pelaku usaha logistik dari Kertajati hendak mengirim kargo ke rute mana. Pihaknya akan menyesuaikan karena penting untuk melayani konsumen di tengah pandemi ini.

"Garuda dari waktu ke waktu ingin mendengar pelaku industri maunya apa? Anda butuh ke China kita terbangkan ke China," ujarnya.

Bulan Maret mendatang, pihaknya akan mengoperasikan penuh dua pesawat penumpang yang dikonversi menjadi pesawat kargo seluruhnya. Saat ini Garuda menerbangkan kargo dengan memanfaatkan pesawat penumpang termasuk kursi penumpang.

"Dua pesawat yang dikonversi khusus kargo bisa muat 50 ton," katanya.

Bisnis Indonesia kembali menghadirkan tim Jelajah Metropolitan Rebana yang akan mengupas peluang dan tantangan investasi di wilayah Sumedang, Majalengka, Subang, dan Purwakarta. Program berkala ini disponsori oleh PT Pos Indonesia (Persero), Astra Isuzu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Diskominfo Jabar, PT Migas Hulu Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Jabar, PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, JNE, dan eFishery.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara kertajati Metropolitan Rebana
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top