Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gambaran Terkini Tingkat Kepatuhan Prokes di Jabar

Tingkat kepatuhan protokol kesehatan (prokes) di Jabar per 26 Januari hingga 14 Februari 2021, tren kepatuhan memakai masker sebesar 83,18 persen.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  13:10 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Tingkat kepatuhan protokol kesehatan (prokes) di Jabar per 26 Januari hingga 14 Februari 2021, tren kepatuhan memakai masker sebesar 83,18 persen.

Sementara tren kepatuhan prokes jaga jarak di Jabar adalah 81,38 persen. Tingkat kepatuhan ini termasuk periode Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 9 Februari 2021.

Dilansir Bersatu Lawan Covid19, selama PPKM Mikro di Jabar, terdapat 2.271.003 orang yang dipantau oleh TNI, Polri, dan Satpol PP di 429.998 titik pemantauan.

"Periode 8 Februari sampai dengan 14 Februari 2021 menunjukkan peningkatan tingkat kepatuhan dalam menggunakan masker. Ada delapan daerah dengan tingkat kepatuhan (memakai masker) di atas 91 persen," kata Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Selasa (16/2/2021).

Delapan daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Subang, Kab. Sumedang, Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

Sementara untuk tingkat kepatuhan dalam menjaga jarak dan menghindari kerumunan selama periode 8-14 Februari 2021, terdapat lima daerah dengan persentase di atas 91 persen.
"Yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya," kata Uu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Covid-19
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top