Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diguyur Hujan Deras, 13 Kecamatan di Karawang Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karawang beberapa hari terakhir mengakibatkan 13 kecamatan di wilayah tersebut banjir.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  10:35 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, KARAWANG - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karawang beberapa hari terakhir mengakibatkan 13 kecamatan di wilayah tersebut banjir.

Banjir terparah terjadi di dua kecamatan yakni Cikampek dan Purwasari. Ketinggian air di wilayah itu mencapai 1,5 meter. Bahkan, melumpuhkan jalur arteri Karawang-Bekasi via Cikampek.

Kepala BPBD Kabupaten Karawang Yasin Nasrudin mengatakan sudah ada 13 kecamatan yang melaporkan bencana banjir. Lebih dari 5.000 warga terdampak dan mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Adapun banjir terparah terjadi di Kecamatan Cikampek dan Purwasari.

"Genangan banjir sudah terjadi sejak Sabtu lalu. Paling parah terjadi pada Minggu. Hingga saat ini, banjir belum surut," ujar Yasin melalui rilis yang diterima Bisnin.com, Senin (8/2/2021).

Di Kecamatan Cikampek, banjir terparah menerjang di dua titik, yakni Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) 1 dan BMI 2. Ketinggian air mencapai 1,5 meter. Lebih dari 150 jiwa diungsikan dari rumah mereka dengan menggunakan perahu karet.

Pihanya bersama unsur TNI/Polri berjibaku untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman. Tiga perahu karet diterjunkan di perumah BMI ini.

Pada awal pekan ini, Kecamatan Cilamaya juga dilaporkan banjir. Bahkan, banjir tersebut sampai masuk ke areal fasilitas publik. Seperti sekolah dan masjid.

"Kami masih terus melakukan pendataan warga yang terdampak. Serta, kami juga telah mendsitribusikan bantuan untuk keperluan warga," ujarnya.

Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Rizky Adi Saputro membenarkan jika jalur arteri pantura lumpuh akibat banjir. Kendaraan roda dua dan roda empat dialihkan untuk sementara waktu.

"Kendaraan roda empat, bisa mengakses jalur tol. Sedangkan, kendaraan roda dua dialihkan ke jalur arteri lainnya," ujar Rizky. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karawang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top