Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemkab Cirebon Mengaku Sulit Kendalikan Lonjakan Harga Kedelai

Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku kesulitan mengendalikan lonjakan harga kedelai yang mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir ini.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, CIREBON- Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku kesulitan mengendalikan lonjakan harga kedelai yang mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir ini.

Di kabupaten tersebut, harga kedelai sudah menembus angka Rp9.200 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Dini Dinarsih, mengatakan, naiknya harga kedelai terjadi secara nasional dan pemerintah daerah tidak bisa melakukan banyak upaya untuk menekan harga.

Menurut Dini, kenaikan harga itu karena stok kacang kedelai nasional menipis dampak dari libur Natal dan Tahun Baru dan tidak ada kapal pengangkut dari negara pengimpor kedelai.

"Tadi pagi saya dapat laporan, bahwa pedagang tahu dan tempe di sejumlah pasar tidak berjualan karena naiknya harga kedelai," kata Dini di Kabupaten Cirebon, Rabu (6/1/2021).

Dini mengatakan, produsen tahu dan tempe memang lebih memilih kedelai impor untuk dijadikan sebagai tahu. Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan distributor yang ada di Kabupaten Cirebon.

Menurut laporan para distributor, lanjut Dini, kelangkaan kedelai akan hingga Maret 2021. Namun, pemerintah daerah berharap kondisi tersebut bisa teratasi sebelum Maret 2021.

Sebelumnya, sejumlah produsen tahu di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terpaksa mogok produksi. Hal tersebut berkaitan dengan harga kacang kedelai yang terus mengalami kenaikan sejak akhir 2020.

Di Desa Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (4/1/2021), sejumlah tempat produksi tahu tampak tidak terlihat adanya aktivitas produksi. Beberapa tempat tampak ditutup oleh pemiliknya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hakim Baihaqi
Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper