Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bangunan Lama RSUD Arjawinangun Diwacanakan Jadi Tempat Isolasi

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun Kabupaten Cirebon, berencana bakal menggunakan bangunan lama rumah sakit di Jalan Kalibaru Tengah untuk tempat penanganan pasien Covid-19.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 25 November 2020  |  19:44 WIB
Salah satu sudut ruangan gedung bekas RSUD Arjawinangun - Bisnis/Hakim Baihaqi
Salah satu sudut ruangan gedung bekas RSUD Arjawinangun - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun Kabupaten Cirebon, berencana bakal menggunakan bangunan lama rumah sakit di Jalan Kalibaru Tengah untuk tempat penanganan pasien Covid-19.

Pantauan Bisnis.com di gedung bekas RSUD Arjawinangun, Rabu (25/11/2020), bangunan tampak sudah lama tidak ditempati, hal tersebut terlihat dari cat tembok bagian yang semakin kusam dan dikelilingi oleh tumbuhan liar setinggi hampir dua meter.

Kemudian, di bagian dalam bangunan tersebut, terjadi banyak kerusakan struktur bangunan, mulai dari atap nyaris roboh, pecahan kaca berserakan, lantai amblas, dan dipenuhi sarang laba di hampir seluruh sudut.

Beberapa peralatan rumah sakit di antaranya tempat tidur pasien, peralatan medis, dan penanda bangunan pun tampak ditinggalkan.

Direktur Utama RSUD Arjawinangun, Bambang Sumardi, mengatakan, rumah sakit tersebut terakhir beroperasi pada 2015 dan pelayanan rumah sakit dipindahkan ke bangunan baru di Jalan Bypass Arjawinangun atau 2 kilometer dari bangunan lama.

Bahkan, aktivitas pelayanan rumah sakit pun sudah berangsur pindah sejak 2009 hingga sampai akhirnya terbengkalai dan saat ini hanya dijaga oleh dua orang petugas keamanan yang bertugas secara bergilir.

Di bangunan lama tersebut, kata Bambang, memiliki kapasitas 267 ruang untuk tempat rawat pasien inap. Bangunan tersebut pun bisa menampung seluruh pasien positif Covid-19 di RSUD Arjawinangun.

"Namun, dengan kondisi rusak berat ini, kemungkinan tidak bisa digunakan dalam waktu dekat dan perlu waktu. Tapi keputusan tersebut tergantung pemda," kata Bambang di Kabupaten Cirebon, Rabu (25/11/2020).

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPPKP) Kabupaten Cirebon, Sukma Nugraha, melalui Kabid Bintek, Yayat Slamet Riyadi, mengatakan, bangunan lama rumah sakit tersebut tidak memungkinkan dijadikan sebagai tempat isolasi dalam waktu dekat.

Berdasarkan survei di lapangan, bangunan tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan perlu penanganan dalam waktu lebih lama serta membutuhkan anggaran besar.

"Kami sarankan cari tempat lain atau gunakan SOR Watubelah," kata Yayat. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top