Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Usai Libur Panjang, Kasus Covid-19 di Indramayu Meningkat

Deden mengatakan pada Sabtu (21/11) kasus infeksi virus Corona di Indramayu bertambah 41 dan merupakan penambahan kasus paling banyak selama pandemi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 November 2020  |  14:27 WIB
Ilustrasi-Seorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19. - Antara/Reuters
Ilustrasi-Seorang pekerja melakukan pemeriksaan kualitas di fasilitas pengemasan produsen vaksin China, Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin untuk mengatasi Covid-19. - Antara/Reuters

Bisnis.com, INDRAMAYU - Kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tercatat mengalami peninggkatan. Hal itu terjadi seusai libur panjang akhir Oktober sampai awal November 2020. 
 
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Deden Bonni Koswara menyebutkan jumlah kasus infeksi virus Corona pada 27 Oktober 2020, sebelum libur panjang, tercatat 310 kasus.

Selama masa libur dari 28 Oktober sampai 4 November 2020, menurut Deden, penambahan kasus Covid-19 masih di bawah 10 per hari di Kabupaten Indramayu.

"Akan tetapi setelah libur panjang peningkatan pasien Covid-19 cukup signifikan," ujarnya.

Deden mengatakan pada Sabtu (21/11) kasus infeksi virus Corona di Indramayu bertambah 41 dan merupakan penambahan kasus paling banyak selama pandemi.

Jumlah akumulatif warga yang tertular Covid-19 di Kabupaten Indramayu menurut data pemerintah mencapai 575 orang. Perinciannya 278 orang masih menjalani isolasi, 265 orang sudah sembuh, dan 32 orang meninggal dunia.

"Libur panjang kemarin juga menyumbang peningkatan pasien Covid-19," kata Deden.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indramayu Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top