Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kota Bandung Dipastikan Mampu Kendalikan Kasus Covid-19

Wali Kota Bandung, Oded M Danial kembali memastikan, Kota Bandung masih dapat mengendalikan Covid-19. Oleh karenanya, Kota Bandung hanya menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 17 September 2020  |  14:50 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Oded M Danial kembali memastikan, Kota Bandung masih dapat mengendalikan Covid-19. Oleh karenanya, Kota Bandung hanya menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat.

Menurut Oded, Pemerintah Kota Bandung masif melakukan tes Covid-19. Langkah itu diambil untuk memetakan dan melacak penyebaran Covid-19.

"Sisi persentase kita masih terkendali. Jadi Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali,” tuturnya, Kamis (17/9/2020).

Sebagai catatan, hingga 11 September lalu Dinas Kesehatan Kota Bandung sudah melakukan sebanyak 22.928 swab test, atau 0,92% dari jumlah penduduk. Jumlah tersebut mendekati 1% sesuai dengan yang disyaratkan lembaga kesehatan dunia WHO.

Kota Bandung dapat cepat melakukan pengujian karena telah memiliki Laboratorium Biosafety Level (BSL) 2 plus. Sehingga bisa mengetahui hasil secara cepat meski dampaknya bertambah temuan kasus.

Selain itu, kata Oded, indikator lain yang memastikan Kota Bandung masih dapat mengendalikan Covid-19 yaitu soal keterisian rumah sakit.

“Selama ini setiap ada yang positif langsung diisolasi, ada mandiri juga di rumah sakit. Alhamdulilah ruang isolasi memadai,” ungkapnya.

Pada rapat terbatas (ratas) yang dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah akhir pekan lalu, Kota Bandung masih tersedia 322 tempat tidur yang kosong. Dari 460 tempat tidur di 27 RS rujukan Covid-19 di Kota Bandung, hanya terisi 138 tempat tidur atau sekitar 30 persennya.

Karena itu juga, Oded mengaku belum akan memberlakukan jam malam.

“Saya diskusi bersama Forkopimda, belum sampai ke arah sana. Hasil ratas kemarin AKB diperketat,” ujar Oded. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top