Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Libur Panjang, Kebun Binatang Bandung Diserbu Wisatawan

Yang menjadi catatan, selama masa pandemi Covid-19 ini, para pengunjung tidak diizinkan untuk memegang satwa yang ada di Kebun Binatang Bandung. Pengunjung juga belum bisa menikmati fasilitas permainan seperti gajah tunggang, unta tunggang, dan kuda tunggang.
Ajijah
Ajijah - Bisnis.com 23 Agustus 2020  |  14:35 WIB
Pengunjung Kebun Binatang Bandung selama libur panjang Tahun Baru Islam - Istimewa
Pengunjung Kebun Binatang Bandung selama libur panjang Tahun Baru Islam - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Kebun Binatang Bandung membidik 6.000 pengunjung selama libur panjang Tahun Baru Islam yang dimulai pada Kamis (20/8/2020) sampai Minggu (23/8/2020).

Marketing Communication Kebun Binatang Bandung Suhan Syafi'i mengatakan momentum libur panjang atau cuti bersama biasanya dimanfaatkan warga untuk berwisata, salah satunya ke Kebun Binatang Bandung.

"Pengunjung memang nampak meningkat ketimbang hari-hari biasa pada hari Kamis tanggal 20 Agustus yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam pengunjung di kebun binatang Bandung mencapai 1.700-an," kata Suhan, Minggu (23/8/2020).

Menurut dia, para pengunjung rata-rata berasal dari luar Kota Bandung. Mereka yang berekreasi bersama keluarga, tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Pengunjung tetap menggunakan pelindung diri seperti masker," tambahnya.

Selama libur panjang ini, pengelola kebun Binatang Bandung tetap memberlakukan harga tiket masuk sebesar Rp40.000. Yang menjadi catatan, selama masa pandemi Covid-19 ini, para pengunjung tidak diizinkan untuk memegang satwa yang ada di Kebun Binatang Bandung. Pengunjung juga belum bisa menikmati fasilitas permainan seperti gajah tunggang, unta tunggang, dan kuda tunggang.

"Fasilitas satwa tunggangan belum diizinkan oleh manajemen, belum ada kepastian kapan akan dibuka lagi," pungkas Suhan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebun binatang
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top