Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Disebut Jokowi di Pidato Kenegaraan, Jabar Siap Promosikan Segitiga Rebana

Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi yang menyebut Subang dan Majalengka bagian dari pengembangan kawasan industri super Pantai Utara Jawa disambut antusias Pemprov Jawa Barat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  18:12 WIB
Foto udara kawasan pabrik di Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020). Bisnis - Rachman
Foto udara kawasan pabrik di Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, BANDUNG — Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi yang menyebut Subang dan Majalengka bagian dari pengembangan kawasan industri super Pantai Utara Jawa disambut antusias Pemprov Jawa Barat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara bersyukur dua wilayah yang masuk dalam kawasan Segitiga Rebana tersebut menjadi atensi khusus Presiden. “Pak Jokowi menjadikan Majalengka dan Subang sebagai destinasi investasi,” katanya kepada Bisnis, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya sejak digulirkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pihaknya memproses peluang agar wilayah Segitiga Rebana masuk dalam perlakuan khusus Pemerintah Pusat. Noneng mengaku beberapa kali menggelar pertemuan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membahas hal ini.

“Satu kali ke BKPM [di Jakarta], dua kali bertemu BKPM di Jabar, terakhir kemarin vicon, saya bilang kami siap mempromo Rebana,” ujarnya.

Sebelumnya, Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo di MPR RI menekankan pentingnya pengembangan kawasan Pantai Utara Jawa sebagai super koridor ekonomi, salah satunya kawasan Subang dan Majalengka yang sudah digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai wilayah Segitiga Rebana.

Penekanan tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD Tahun 2020 yang disiarkan langsung dalam youtube Sekretariat Kepresidenan, Jumat (14/8/2020). Presiden Jokowi dalam pemaparan terkait rencana kemandirian ekonomi turut membahas rencana membangun kawasan-kawasan industri.

“Termasuk pembangunan super koridor ekonomi pantai utara Jawa. Kawasan Industri Batang serta Subang-Majalengka sedang dikembangkan dalam waktu singkat, dirancang untuk mampu mengundang investasi berkualitas, yang bersinergi dengan UMKM kita, yang memberikan nilai tambah signifikan untuk perekonomian nasional, serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” katanya.

Jokowi memastikan selain kawasan Pantai Utara Jawa kawasan industri serupa juga akan dibangun di berbagai daerah di seluruh Indonesia, yang selalu bersinergi dengan kewirausahaan masyarakat dan UMKM, untuk menyediakan kesempatan kerja bagi generasi muda yang belum bekerja, dan meningkatkan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri.

“Oleh karena itu, ekosistem nasional yang kondusif bagi perluasan kesempatan kerja yang berkualitas harus kita bangun. Penataan regulasi harus kita lakukan. Regulasi yang tumpang tindih, yang merumitkan, yang menjebak semua pihak dalam risiko harus kita sudahi,” ujarnya.

“Semua ini kita dedikasikan untuk perekonomian nasional yang adil, untuk kepentingan yang sudah bekerja, untuk kepentingan yang sedang mencari kerja, untuk mengentaskan kemiskinan, dengan menyediakan kesempatan kerja yang berkualitas seluas-luasnya. Kita ingin semua harus bekerja. Kita ingin semua sejahtera,” katanya.

Kawasan Segitiga Rebana sendiri merupakan kawasan yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai kawasan ekonomi super yang melibatkan tiga wilayah utama yakni Cirebon, Patimban Subang dan Kertajati, Majalengka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Segitiga Rebana
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top