Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal Denda tak Pakai Masker, Ridwan Kamil: Tunggu Inpres

Rencana penerapan sanksi denda bagi warga Jawa Barat yang tidak memakai masker masih belum jelas.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  13:30 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG — Rencana penerapan sanksi denda bagi warga Jawa Barat yang tidak memakai masker masih belum jelas.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan rencana penerapan denda mulai 27 Juli mendatang masih menunggu payung hukum dari Presiden Joko Widodo. “Arahan dari Kajati menunggu inpres dari presiden yang dijanjikan, per hari ini difinalisasi sebelum ditandatangan presiden “ katanya Jumat (24/7/2020).

Menurutnya jika Instruksi Presiden tersebut turun hari ini maka per 27 Juli pihaknya bisa menjalankan komitmen mendisplinkan warga. Namun jika prosesnya terkendala pihaknya tetap akan menunggu aturan hukum tersebut rampung. “Kita ingin hari pertama sesuai Inpres itu, dasar hukumnya enak,” ujarnya.

Sebelumnya pihaknya juga memastikan akan melakukan penyesuaian dengan keputusan Presiden Jokowi terkait Satgas. Meski begitu, gugus tugas tidak akan dibubarkan atau hilang untuk membuat struktur organisasi yang baru. “Bergeser jadi organisasi baru yang komposisi tupoksinya 50% epidemolog dan 50% pemulihan ekonomi,” tuturnya.

Peran satgas menurutnya penting mengingat setelah 3 bulan menangani Covid-19 isu ekonomi mengemuka dimana keberadaan gugus tugas tidak terstruktur dengan gugus tugas pusat.

“Kebijakannya masing-masing menteri, sekarang satu pintu. Jadi Gugus Tugas Percepatan Penanganan provinsi belum akan jadi satgas sebelum SK turun,” katanya.

SK dari BNPB tersebut menurutnya akan turun pekan ini berikut petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pembentukan struktur organisasi. “Akan saya sesuaikan mulai minggu depan gugus tugas jadi satgas. Ke depannya orang yang berat ke ekonomi akan lebih banyak,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top