Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kesiapan Protokol Kesehatan di Bioskop dan Tempat Hiburan akan Ditinjau Ulang

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung akan meninjau ulang kesiapan penerapan protokol kesehatan bioskop dan tempat hiburan sebelum diberikan relaksasi pada fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  16:43 WIB
Protokol kesehatan di tempat hiburan - Bisnis
Protokol kesehatan di tempat hiburan - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung akan meninjau ulang kesiapan penerapan protokol kesehatan bioskop dan tempat hiburan sebelum diberikan relaksasi pada fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Bagaimana menyakinkan pemerintah physical distancing betul-betul berjalan, kan gak mungkin setengah jam sekali membuka pintu (mengecek penonton di ruangan). Sementara dari laporan monitoring belum meyakinkan kami," ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya, hal yang masih mengganjal dua sektor tersebut untuk diberikan relaksasi adalah masih adanya peluang terjadi transmisi Covid-19 pada dua aktivitas tersebut.

"Tempat hiburan masih dikaji berdasarkan laporan dari pak Sekda masih perlu ada penyempurnaan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang perlu dilakukan oleh bioskop dan tempat hiburan,"jelasnya.

Ia menambahkan, angka reproduksi Covid-19 hingga Kamis (9/7/2020) kemarin berada di bawah angka satu yaitu 0,53. Selain itu, katanya sudah dua kali selama 14 hari angka reproduksi Covid-19 berada di bawah satu.

Selain itu, beberapa kegiatan yang sudah direlaksasi tidak ditemukan penyebaran virus atau klaster baru covid-19. Sehingga katanya, pihaknya jika akan melakukan relaksasi kembali harus lebih memperhatikan standar protokol kesehatan.‎ (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top