Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontak Langsung dengan Sopir Bus yang Positif Covid-19, Empat Orang Diperiksa

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka, sudah melakukan pemeriksaan tes polymerase chain reaction (PCR) kepada empat orang di Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh, pada Selasa sore (2/6/2020).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  13:05 WIB
Kontak Langsung dengan Sopir Bus yang Positif Covid-19, Empat Orang Diperiksa
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka, sudah melakukan pemeriksaan tes polymerase chain reaction (PCR) kepada empat orang di Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh, pada Selasa sore (2/6/2020). - Bisnis/Hakim Baihaqi
Bagikan

Bisnis.com, CIREBON - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka, sudah melakukan pemeriksaan tes polymerase chain reaction (PCR) kepada empat orang di Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh, pada Selasa sore (2/6/2020).

Diketahui, empat orang tersebut berkontak langsung dengan seorang sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) berusia 52 tahun yang dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka, Alimudin, mengatakan, jumlah sasaran dalam pemeriksaan tersebut untuk lima orang, namun yang berhasil diperiksa hanya empat orang saja.

"Sasaran kami itu istri, dua anaknya, satu saudaranya, dan kondektur bus. Namun, kondektur tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas, padahal ia sudah kami undang. Sama-sama orang Rajagaluh," kata Alimudin di Kabupaten Majalengka, Rabu (3/6/2020).

Alimudin mengatakan, kemungkinan tim gugus tugas akan memeriksa lebih banyak orang yang diketahui berkontak langsung dengan pasien tersebut, dari hasil tracing tim surveilans.

Ia menambahkan, hasil pengambilan sampe yang sudah dilakukan tersebut sudah dibawa langsung ke laboratorium Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon.

"Kalau hasilnya baru bisa diketahui sekitar 2-3 hari mendatang," katanya.

Berdasarkan informasi, pasien positif covid-19 tersebut merupakan imported case kluster Jakarta, lantaran setiap harinya bekerja sebagai sopir bus AKAP jurusan Rajagaluh-Cirebon-Jakarta.

Pasien saat ini diisolasi di RSUD Kabupaten Majalengka untuk mendapatkan perawatan intensif. Kemudian, diketahui positif pada 21 Mei 2020. (K45)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

majalengka
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top