Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bertahan Saat Pandemi, Pasar Rakyat di Jabar Mulai Jualan via Daring

Di tengah pandemi Covid-19 dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejumlah pasar rakyat sudah memberikan layanan berbelanja daring via media sosial secara mandiri.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 28 April 2020  |  20:15 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Di tengah pandemi Covid-19 dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejumlah pasar rakyat sudah memberikan layanan berbelanja daring via media sosial secara mandiri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat M Arifin Soedjayana mengatakan penurunan kunjungan masyarakat ke pasar rakyat tidak membuat harga dan stok kepokmas bergejolak. Arifin memastikan, pihaknya akan ikut mendorong layanan daring pedangan pasar rakyat, termasuk pasar ritel modern.

"Online masih dalam menggunakan media sosial, bukan online yang sifatnya aplikasi yang menjadi dua arah. Tapi, sudah menggunakan online. Sudah menggunakan media sosial. Orang tidak harus beli dengan datang. Kemudian juga bisa ada layanan jasa pengantar juga," katanya di Bandung, Rabu (28/4).

Menurut Arifin, Kementerian Perdagangan dan DPP Asosiasi Pengurus Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) sedang mematangkan dan akan segera meluncurkan aplikasi DIPASAR (Digitalisasi Pasar Rakyat).

"Ada aplikasi yang sedang dibangun adalah aplikasi yang dua arah. Tapi, yang mengembangkan di pusat, ingin launching di Bandung dan bisa digunakan di semua pasar rakyat. Mudah-mudahan tidak terlalu lama," katanya.

Karena pola belanja bisa memiliki banyak alternatif, pihaknya mengimbau kepada warga Jabar untuk tidak panic berbelanja di bulan Ramadan dan Idulfitri, terutama warga di daerah yang saat ini sedang memberlakukan PSBB seperti Bodebek dan Bandung Raya.

"Di tengah pandemi Covid-19, kami meminta kepada masyarakat untuk tetap mengurangi aktivitas keluar dan Mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti pakai masker dan jaga jarak saat mengunjungi pasar rakyat dan pasar modern. Masyarakat di masa memasuki bulan Ramadan, kemudian nanti menjelang hari Idulfitri, jangan belanja berlebihan, jangan belanja sesuai keinginan, tapi belanjalah sesuai kebutuhan," imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top