Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Tes PCR, Bio Farma Berebut Bahan Baku dengan Negara Lain

PT Bio Farma (Persero) dipastikan dapat memproduksi reagen untuk pemeriksaan Covid-19 dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 24 April 2020  |  19:13 WIB
PT Bio Farma (Persero) dipastikan dapat memproduksi reagen untuk pemeriksaan Covid/19 dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT/PCR).
PT Bio Farma (Persero) dipastikan dapat memproduksi reagen untuk pemeriksaan Covid/19 dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT/PCR).

Bisnis.com, BANDUNG—PT Bio Farma (Persero) dipastikan dapat memproduksi reagen untuk pemeriksaan Covid-19 dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Research Coordinator Divisi Riset PT Bio Farma Dicky mengungkapkan, kapasitas produksi reagen di Bio Farma mencapai 50.000 test kit per minggu, dan bisa ditingkatkan hingga 100.000 test kit per minggu bila dibutuhkan. Jumlah tersebut akan mampu memenuhi kebutuhan tes dengan metode RT-PCR di Jabar.

“Sebenarnya dari Bio Farma kita dengan kapasitas terpasang per hari bisa sampai 300 box atau setara 50.000 test kit dalam satu minggu, atau (bila dibutuhkan) maksimal malah kita bisa sampai 15.000 test dalam satu hari, atau setara hampir 100.000 test kit seminggu itu sebenarnya bisa kita penuhi,” kata Dicky, Jumat (24/4/2020).

Akan tetapi, Dicky mengatakan bahwa proses produksi terkendala oleh kedatangan bahan baku. Menurut ia, negara-negara di dunia tengah saling berebut bahan baku reagen.

Meski begitu, ia mengaku pihaknya telah melakukan pemesanan yang diperkirakan akan sampai pekan depan.

“Kendalanya hanya kedatangan bahan baku, dan itu sudah kita pesankan. Masalah bahan baku itu sebenarnya tidak hanya di kita, jadi seluruh dunia memang sekarang sedang berebut bahan bakunya,” ucapnya.

Dicky menjelaskan, bahan baku yang akan sampai pekan depan tersebut akan dialokasikan untuk produksi 100.000 test kit reagen. Nantinya, kit RT PCR tersebut akan segera dapat disebarkan ke seluruh Indonesia paling cepat pada pertengahan Mei 2020.

“Sementara untuk yang 100.000 perdana ini merupakan proyek Nasional yg digagas BPPT dan komponen bangsa lain yg bersama-sama akan didonasikan untuk disebar ke seluruh Indonesia secara gratis, jadi tidak akan dikomersilkan,” katanya.

“Untuk yang 100.000 pertama itu (sebagian bahan baku) Insyaallah datang minggu depan, awal Mei kita produksi, minggu kedua Mei sudah bisa langsung didistribusi secara nasional,” imbuhnya.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan Jabar selanjutnya, kata Dicky, PT Bio Farma telah menyiapkan produksi selanjutnya yang akan diprioritaskan untuk Jabar dan nasional. Bio Farma berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan alat tes RT PCR Covid-19 secara nasional.

“Bio Farma sendiri sudah menyiapkan lagi produksi batch yang lain, itu yang mungkin nanti bisa dikomunikasikan, diprioritaskan untuk Jabar sekian puluh ribu, kalau masih kurang bisa kita produksi lagi untuk batch-batch berikutnya,” tuturnya.

“Insyaallah nanti, seperti yang disampaikan Pak Gubernur, secara teritorial Jabar harus diprioritaskan karena Bio Farma ada di Jabar, dan itu sudah di sampaikan komitmennya dari direksi kami,” tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bio farma
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top