Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

492 Pejabat Pemkab Cirebon Dirotasi di Tengah Wabah COVID-19

Pemerintah Kabupaten Cirebon, merotasi sebanyak 492 pejabat di tengah wabah virus corona (COVID-19). Serah terima jabatan tersebut berlangsung tertutup di Ruangan Nyimas Gandasari, Kantor Bupati Cirebon, Kecamatan Sumber, Jumat (3/4/2020).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 03 April 2020  |  14:22 WIB
Seremonial pelantikan dilakukan dengan cara menjaga jarak (physical distancing). Pelantikan tersebut hanya diwakilkan oleh satu orang, masing-masing dari perwakilan jabatan eselon empat, eselon tiga, eselon dua, dan fungsional. - Bisnis/Hakim Baihaqi
Seremonial pelantikan dilakukan dengan cara menjaga jarak (physical distancing). Pelantikan tersebut hanya diwakilkan oleh satu orang, masing-masing dari perwakilan jabatan eselon empat, eselon tiga, eselon dua, dan fungsional. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon, merotasi sebanyak 492 pejabat di tengah wabah virus corona (COVID-19). Serah terima jabatan tersebut berlangsung tertutup di Ruangan Nyimas Gandasari, Kantor Bupati Cirebon, Kecamatan Sumber, Jumat (3/4/2020).

Pantauan Bisnis.com, seremonial pelantikan tersebut dilakukan dengan cara menjaga jarak (physical distancing). Pelantikan tersebut hanya diwakilkan oleh satu orang, masing-masing dari perwakilan jabatan eselon empat, eselon tiga, eselon dua, dan fungsional.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, mutasi tersebut dilakukan karena ada 171 lebih kekosongan jabatan, akibat pensiun, meninggal dunia dan lain-lain, sehingga mendesak dilakukan di tengah wabah COVID-19.

Imron pun membantah, pelaksanaan tersebut dilaksanakan karena adanya intervensi dari mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra yang saat ini mendekam di Lapas Sukamiskin karena kasus korupsi.

“Kekosongan tersebut, selama ini diisi oleh pejabat pelaksana tugas yang tidak memiliki kewenagan. Secara umum, dilaksanakan melalaui video teleconference,” kata Imron di Kantor Bupati Cirebon.

Imron meminta, kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik, diminta untuk bahu membahu menangani penyebaran COVID-19 di Kabupaten Cirebon. Terlebih, jumlag ODP semakin meningkat.

Kemudian, para pejabat baru pun diminta tidak melakukan atau syukuran yang berpotensi menimbulkan adanya kerumunan massa dan tetap melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab.

“Saya minta tidak ada acara pisah sambut,” katanya.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Sri Darmanto, mengatakan, untuk kekosongan jabatan tersebut dilakukan melalui seleksi terbuka dan telah seleksi tersebut sudah diumumkan pada 2019.

Dalam pelantikan tersebut, eselon dua sebanyak 23 orang, eselon 3 121 orang, eselon empat 300 lebih, dan jabatan fungsional sebanyak 37 orang.

“Hasil sesuai seleksi dan pansel sudah menunjukkan beberapa jabatan yang cocok,” katanya. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top