Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

200 Agenda RUPS BUMD Jabar Tertunda karena Corona

Biro Investasi dan BUMD Setda Jabar melaporkan ratusan agenda rapat umum pemegang saham (RUPS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terganggu karena dampak penyebaran virus corona (COVID-19).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  13:02 WIB
Kepala Biro Investasi dan BUMD Setda Jabar Noneng Komara - Bisnis/Wisnu Wage
Kepala Biro Investasi dan BUMD Setda Jabar Noneng Komara - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG — Biro Investasi dan BUMD Setda Jabar melaporkan ratusan agenda rapat umum pemegang saham (RUPS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terganggu karena dampak penyebaran virus corona (COVID-19).

Kepala Biro Investasi dan BUMD Setda Jabar Noneng Komara mengatakan agenda RUPS yang dirancang akhir Maret dan awal April 2020 ini terpaksa ditunda karena pihaknya khawatir dengan penyebaran virus corona.

“Agenda RUPS ditunda karena kita sulit untuk bertemu juga, paling bisa pra RUPS lewat video call,” katanya kepada Bisnis, Senin (30/3/2020).

Noneng mencatat sebelum ramai penyebaran virus tersebut, 40 BUMD dijadwalkan menggelar RUPS rutin bahkan RUPS luar biasa. Pihaknya juga memastikan jumlah dan rangkaian RUPS yang tertunda mencapai 200 kali jika dirata-ratakan.

“40 BUMD harus RUPS. Kalau dirata-ratakan untuk membahas rencana dan kinerja itu 200 kali, evaluasi dan wajib, belum ada yang LB,” tuturnya.

Menurutnya penundaan RUPS ini masih memungkinkan karena dalam aturan penundaan bisa dilakukan hingga Juni. Namun pihaknya berharap setidaknya, situasi berangsur normal hingga akhir April seluruh RUPS bisa terlaksana.

“Mudah-mudahan bisa melaksanakan. Kalaupun sulit bertemu, kita pra RUPS video conference, nanti RUPS-nya sirkulir. Masih mungkin bertemu tapi orangnya terbatas,” katanya.

Pihaknya juga mengkonfirmasi agenda RUPS BJB yang awalnya diagendakan terlaksana pada 24 Maret lalu diundur hingga waktu yang belum ditentukan. Menurutnya agenda ini tidak bisa digelar mengingat status BJB yang terbuka mewajibkan ratusan orang untuk hadir.

“Diundur dari 24 Maret, harusnya. Padahal agendanya penting dan memang harus terlaksanakan,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top