BNN Cirebon Sebut Pengguna Narkoba Kini Beralih ke Obat Farmasi

Badan Narkotika Nasional (BNN) Cirebon, menyebutkan, penyalagunaan obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Cirebon kini mulai beralih menggunakan obat ilegal dan obat sediaan farmasi, lantaran obat tersebut dijual lebih murah dibandingkan narkoba jenis lainnya.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 09 Februari 2020  |  16:10 WIB
BNN Cirebon Sebut Pengguna Narkoba Kini Beralih ke Obat Farmasi
Kepala BNN Cirebon, Yaya Satya - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Badan Narkotika Nasional (BNN) Cirebon, menyebutkan, penyalagunaan obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Cirebon kini mulai beralih menggunakan obat ilegal dan obat sediaan farmasi, lantaran obat tersebut dijual lebih murah dibandingkan narkoba jenis lainnya.

Kepala BNN Cirebon, Yaya Satya, mengatakan, selain murahnya obat-obatan tersebut, para pengguna pun lebih memilih karena mudah didapatkan dibandingkan jenis narkoba lainnya.

"Sekarang, penggunaan memabukkan lainnya seperti lem dan pembalut wanita sudah mulai berkurang. Mereka lebih memilih obat," kata Yaya di Kabupaten Cirebon, Minggu (9/2/2020).

Hasil penelusuran BNN Cirebon, obat farmasi ilegal itu dikirimkan dari wilayah Banyumas, Jawa Tengah. Beberapa waktu lalu pun, pengedar pil PCC ditangkap di Tasikmalaya, diketahui hendak menyebarkan ke Kalimantan serta Cirebon.

"Untuk wilayah Cirebon belum masuk karena sudah ditangkap, termasuk ganja juga yang akan dipasarkan di Cirebon, sudah ditangkap di Bandung," kata Yaya.

Yaya mengatakan, untuk menekan peredaran obat-obatan ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon, pihaknya bekerjasama dengan kelompok farmasi besar guna mendapatkan data apotek-apotek penjual obat-obatan terlarang.

Penjual obat-obatan ilegal, kata Yaya, terbiasa menjual obat tersebut di luar apotek, dilakukan untuk mengelabui petugas dari BNN Cirebon atau Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon.

"Ada beberapa apotik yang kami awasi, belum bisa disampaikan informasinya karena takut keburu lari targetnya. Keberadaannya ada di Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon," katanya.

BNN Cirebon menargetkan, akan melakukan pengungkapan secepatnya. Dilakukan untuk menciptakan kondusifitas, sehingga wilayah Cirebon terbebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan ilegal. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cirebon

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top