Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diduga Terinfeksi Virus Corona, Seorang Warga China Diisolasi di RS Hasan Sadikin

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung membenarkan bahwa sedang merawat dua pasien yang salah satunya adalah warga negara asing (WNA) asal China di ruang isolasi khusus sejak Minggu (26/1/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  12:12 WIB
Diduga Terinfeksi Virus Corona, Seorang Warga China Diisolasi di RS Hasan Sadikin
Direktur Utama RSHS Bandung, dr Nina Susana Dewi (tiga dari kiri) bersama dokter ahli menjelaskan pasien dicurigai terpapar virus corona. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung membenarkan bahwa sedang merawat dua pasien yang salah satunya adalah warga negara asing (WNA) asal China di ruang isolasi khusus sejak Minggu (26/1/2020).

Direktur Utama RSHS Bandung dr Nina Susana Dewi mengatakan bahwa pasien WNA asal China tersebut adalah laki-laki berinisial HG (35) yang dirujuk dari Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan, Kabupaten Bandung Barat, atas diagnosis penyakit infeksi saluran pernapasan akut.

"Dokter yang memeriksa di IGD langsung memindahkan ke ruang isolasi yang ada di ruang IGD. Kemudian dilakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan didapatkan pasien tersebut keadaan umumnya baik, kesadarannya baik tanda vitalnya baik," kata Nina di RSHS Bandung, Senin (27/1/2020).

Pasien tersebut memiliki riwayat berpergian ke sebuah daerah Sinchuan di China sebelum 12 Januari 2020. Nina menyebut Sinchuan berada 1.300 kilometer dari Kota Wuhan yang merupakan tempat awal virus corona.

"Jadi dikhawatirkan ada riwayat ke sana dan takut ada kontak (virus corona), sehingga pada malamnya dia diisolasi di Ruang Kemuning, melalui IGD menggunakan ambulans khusus pengantar infeksi langsung masuk ke belakang gedung," kata dia.

Nina juga mengatakan bahwa RSHS juga sedang merawat seorang WNI warga Bandung berinisial HA (24) di ruang isolasi. WNI tersebut memiliki diagnosis infeksi saluran pernapasan bawah akut.

"Yang kedua itu pasien WNI yang datang dari RS Borromeus pada tanggal 26 Januari 2020 kemarin. Dengan keluhan kejang dan tidak sadar. Pasien sempat pergi keluar negeri ke Singapura pada tanggal 19 Januari dan pulang tanggal 22 Januari," kata Nina.

Nina mengatakan kedua pasien tersebut telah diperiksa dan sampelnya dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan.

Dengan observasi lebih lanjut pihaknya nanti bisa memastikan apakah dua pasien tersebut positif terkena virus corona atau tidak.

"Kalau kita mengirim ke sana (Litbangkes), 24 jam sebetulnya harus bisa (sudah ada hasil). Kalau sudah tidak ada hambatan lain, dalam 24 jam sudah ada fax ke RSHS," tambah Nina.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona virus

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top