Gerindra Kuasai Kursi DPRD Jabar, Ridwan Kamil Yakin tak Jadi Oposisi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak mengkhawatirkan perubahan komposisi DPRD Jabar yang mayoritas diduduki Gerindra dan PKS, dua partai yang notabene lawan politik dalam Pilgub Jabar 2018 lalu.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  11:15 WIB
Gerindra Kuasai Kursi DPRD Jabar, Ridwan Kamil Yakin tak Jadi Oposisi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Ketua DPRD Jabar dari Gerindra Abdul Haris Bobihoe - Bisnis/Wisnu Wage
Bisnis.com,BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak mengkhawatirkan perubahan komposisi DPRD Jabar yang mayoritas diduduki Gerindra dan PKS, dua partai yang notabene lawan politik dalam Pilgub Jabar 2018 lalu.
Ridwan Kamil mengatakan perubahan komposisi dewan periode 2019-2024 menunjukkan keunikan yang kembali berulang setiap lima tahun sekali. Periode sebelumnya peraih kursi terbanyak adalah PDIP dan Golkar.
“Saya kira memang uniknya di Jabar tiap lima tahun ada perubahan komposisi menandakan memang aspirasi masyarakat Jabar berdasarkan dengan gagasan-gagasan yang mungkin relevan sesuai ekspektasinya,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (14/8/2019). 
Menurutnya kursi ketua dan wakil ketua DPRD Jabar akan berubah dimana tadinya PDIP, Golkar, PKS dan Demokrat kini diketuai Gerindra dan wakil ketua dari PKS, PDIP, Golkar dan PKB. Namun dia tidak mengkhawatirkan perubahan ini mengganggu rencana pembangunan yang sudah disusun.
“Saya kira wajar saja dan pola politik daerah tak ada istilah koalisi oposisi. Semuanya cair, diberi komunikasi yang memadai, semua kolaboratif membangun Jabar juara di masa depan. Saya juga sudah bertemu dengan pimpinan partai secara informal. Semua menyatakan semangat untuk membangun bersama,” katanya.
Karena itu pihaknya tidak merisaukan dewan ke depan mengawasi dengan ketat kinerja Pemprov Jawa Barat lima tahun ke depan.
“Gak ada hal yang baru, tugas dewan kan penganggaran, pengawasan, dan membuat legislasi. Jadi kalau disampaikan ya tugasnya itu. Yang penting semangatnya kebersamaan saja karena pembangunan Jabar kan bukan untuk orang per orang. Dan yang namanya definisi pemerintahan daerah itu terbagi dua eksekutif dan legislatif,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Partai yang memimpin perolehan kursi di DPRD Jabar adalah Gerindra 25 kursi, PKS 21 kursi, PDIP 20 kursi, Golkar 16 kursi, PKB 12 kursi, Demokrat 11 kursi, PAN 7 kursi, Nasdem 4 kursi dan PPP 3 kursi serta Perindo 1 kursi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top