Oded : Pencak Silat Wajib Dilestarikan

Wali Kota Bandung, Oded M Danial berkomitmen untuk terus melestarikan Pencak Silat sebagai olah raga bela diri tradisional asli tatar pasundan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 21 Juli 2019  |  15:47 WIB
Oded : Pencak Silat Wajib Dilestarikan
Temu Pendekar yang digelat oleh pihaknya juga turut dihadiri oleh perwakilan dari sembilan negara - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — Wali Kota Bandung, Oded M Danial berkomitmen untuk terus melestarikan Pencak Silat sebagai olah raga bela diri tradisional asli tatar pasundan.

“Mudah mudahan bahwa kita memang harus dan punya kewajiban tanggung jawab moral melestarikan budaya. Budaya kita jangan sampai tergeser oleh budaya luar,” ucap Oded, Minggu (21/7).

Saat ini, Oded bersyukur karena di Kota Bandung masih banyak perguruan silat yang melahirkan banyak atlit pencak silat.

“Di Kota Bandung sebetulnya sudah cukup baik kalau saya datang ke kewilayahan di situ pasti suka ada perguruan. Saya harap dengan adanya Temu Pendekar mendorong semangat agar pencak silat lebih berkembang,” ujarmya.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Pencak Silat Indonesia (Maspi), Edwin Senjaya mengungkapkan dalam gelaran Temu Pendekar yang digelat oleh pihaknya juga turut dihadiri oleh perwakilan dari sembilan negara. Kesembilan negara tersebut yakni Italia, Swiss, Swedia, Skotlandia, Prancis, Malaysia, Singapura, Belanda, dan Jerman.

“Temu Pendekar ketiga ini untuk memperkuat misi besar agar pencak silat bisa dikukuhkan sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia oleh UNESCO, dan ini keputusnnya akhir tahun ini,” kata Edwin.

Selaras dengan pernyataan Oded, diakui Edwin bahwa pencak silat sebagai sarana menangkal pengaruh negatif budaya luar. Dia menyatakan pencak silat memiliki nilai filosofis tinggi yang bisa membentuk karakter kuat masyarakat Indonesia.

Erwin menegaskan, pencak silat memiliki banyak dampak positif apabila bisa ditekuni oleh generasi muda Indonesia. Sebagai budaya asli yang mengandung banyak kearifan lokal, pencak silat merupakan fondasi untuk menjaga persatuan di Indonesia.

“Kalau bisa dikembangkan di tengah anak muda itu banyak manfaat. Pertama itu sehat dan kuat, lalu jasmani dan rohani kuat. Silat juga sebagai jalan dakwah. Tidak kalah penting sebagai benteng NKRI,” katanya.(k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemkot bandung

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top