Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Telitilah Saat Beli Buah Durian di Ciwidey

ilustrasi (reuters)
ilustrasi (reuters)
ilustrasi (reuters)

ilustrasi (reuters) BANDUNG (bisnis-jabar.com) - Para pengunjung lokasi tujuan wisata di daerah Kabupaten Bandung Selatan diharap lebih teliti ketika melintas di ruas Jalan Ciwidey-Patenggang dan tertarik membeli buah durian yang dijual para pedagang buah durian dadakan. Pasalnya para pedagang buah dadakan (durian) memajang barang dagangannya di tepi jalan dekat pepohonan rindang, dan seolah-olah durian yang dijual merupakan durian yang baru dipetik dari kebun miliknya di daerah Ciwidey, padahal buah durian yang mereka jual merupakan buah durian yang didatangkan dari Sumatra. Berdasarkan pantauan Bisnis di lapangan, para pedagang memajang buah durian di pinggir jalan dekat lokasi wisata Kawah Putih, harga per butir ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp15.000-50.000 per butir. Salah satu pedagang buah durian yang ditemui menawarkan buah durian, bahkan dirinya mengaku barang dagangannya tersebut berasal dari kebun durian milik warga di daerah Kabupaten Bandung (Ciwidey). Ketika memastikan pengakuan salah satu pedangang buah durian dadakan di pinggir jalan tersebut, seorang petugas keamanan di salah satu Resort yang ada Ciwidey, Ahmad Zein mengungkapkan daerah Ciwidey bukanlah daerah penghasil buah durian, dan kalaupun ada beberapa warga yang memiliki pohon durian, buahnya pun tidak dijual. “Kalau buah durian yang dijual di pinggir jalan [Jalan Ciwidey] merupakan buah durian dari Kota Bandung, yang didatangkan dari Sumatra, maka kalau tidak pintar memilih durian harap berhati-hati karena bisa jadi durian yang dijual kualitasnya kurang bagus,” katanya, Selasa (3/7). Zein menambahkan kalaupun para pedagang durian dadakan mengaku buah durian yang dijualnya berasal dari daerah Ciwidey, biasanya ketika calon pembelinya berasal dari luar kota. “Karena untuk masyarakat sini [Ciwidey atau Kabupaten Bandung], sudah tahu betul kalau itu tidak mungkin, karena pohon durian saja sangat jarang di Ciwidey,” ujarnya. (k3).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maman Abdurahman

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro