Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gesa Kopi Suguhkan Keotentikan Kopi Khas Jawa Barat, Kang Emil Sering Ngopi di sini!

Merangkul tingginya minat terhadap kopi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jabar berinisiatif membuat Gesa Kopi sebagai bagian dari Koperasi Gesa Ngopi Saraosna.
Gesa Kopi, terletak di area perkantoran Gedung Sate, tepat di samping Museum Gedung Sate./Bisnis-Dini Putri Rahmayanti
Gesa Kopi, terletak di area perkantoran Gedung Sate, tepat di samping Museum Gedung Sate./Bisnis-Dini Putri Rahmayanti

Bisnis.com, BANDUNG - Aroma kopi yang menggoda menyambut setiap langkah masuk ke dalam Gesa Kopi, sebuah kafe yang menjadi bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi bagi para pecinta kopi dan penikmat sejarah.

Terletak di area perkantoran Gedung Sate, tepat di samping Museum Gedung Sate, Gesa Kopi juga menjadi etalase untuk menjelajahi rasa aneka kopi Jawa Barat.

Sejak kopi Puntang asal Jawa Barat menjadi juara pada ajang Specialty Coffee Association of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat, pada April 2016, pamor kopi Priangan terus meroket. Merangkul tingginya minat terhadap kopi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jabar berinisiatif membuat Gesa Kopi sebagai bagian dari Koperasi Gesa Ngopi Saraosna.

Ketua Koperasi Gesa Kopi Dadi Setiadi menjelaskan bahwa Gesa Kopi merupakan lini bisnis koperasi sekaligus menjadi etalase kopi Jabar. Ide ini lahir dari event Ngopi Saraosna yang mempopulerkan kopi Jabar sejak tahun 2016. Melalui event tersebut, petani kopi diberikan pendampingan dari teknik penanaman hingga pascapanen, dengan tujuan mempertemukan mereka dengan pembeli. Saat ini, koperasi memiliki 59 petani anggota yang menyediakan kopi-kopi berkualitas dari Jawa Barat.

Tak hanya menawarkan kopi berkualitas, Gesa Kopi juga mengundang pengunjung untuk mempelajari sejarah perkembangan kopi di Jawa Barat melalui mural jejak sejarah kopi yang menjadi bagian dari dekorasi kafe. Sebuah lini masa sejarah kopi Jabar dimulai dari tahun 1786, ketika kopi Java Preanger menguasai pasar dunia.

Dengan harga cukup terjangkau mulai dari Rp20.000 hingga Rp28.000, Gesa Kopi menyajikan varian kopi lokal Jabar dengan kualitas tak diragukan lagi. Pengunjung dapat menikmati kopi-kopi tersebut dengan berbagai metode penyajian, termasuk manual brew yang menjadi favorit banyak orang yang ingin merasakan rasa otentik dari kopi Jawa Barat. Gesa Kopi menyajikan kopi yang diambil dari petani-petani lokal.

Gesa Kopi biasa didatangi oleh pejabat-pejabat pemerintahan. Diungkapkan oleh barista Gesa Kopi, Fikri, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil biasa memesan kopi di kafe ini sampai memiliki menu favorit yang paling sering dipesan.

“Untuk pejabat yang mengunjungi Gesa Kopi bisa terbilang banyak termasuk Kang Emil yang biasa memesan cappucino panas,” Kata Gesa.

Kehadiran Gesa Kopi juga tidak hanya terbatas untuk menikmati kopi di dalam kafe. Menu kafe ini juga terkadang menjadi jamuan dalam acara jamuan tamu asal luar negeri. Kafe ini juga dibuka untuk masyarakat umum yang buka setiap hari dari pukul 08.00-16.46 WIB.

Fikri mengatakan jika pelanggan yang berdatangan awalnya tidak mengetahui ternyata ada kafe di area gedung perkantoran pemerintah provinsi tersebut.

“Banyak pelanggan yang agak sedikit kaget bahwa di dalam Gedung Sate ada tempat kopi dan bisa untuk umum,” terang Fikri.

(Dini Putri Rahmayanti)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper