Terminal Peti Kemas dan Pengembangan Kawasan Patimban Ditarget Tuntas Berbarengan

Direktur Utama PT Interport Mandiri Utama Widjaja Sumarjadi mengatakan terminal kontainer atau peti kemas akan melengkapi terminal kendaraan yang sudah ada.
Direktur Utama PT Interport Mandiri Utama Widjaja Sumarjadi
Direktur Utama PT Interport Mandiri Utama Widjaja Sumarjadi

Bisnis.com, BANDUNG—PT Interport Mandiri Utama (Indika Group), salah satu anggota konsorsium pengelola Pelabuhan Patimban, Subang menargetkan pembangunan fasilitas terminal peti kemas dan pengembangan kawasan industri di wilayah tersebut tuntas dalam waktu dua tahun.

Direktur Utama PT Interport Mandiri Utama Widjaja Sumarjadi mengatakan terminal kontainer atau peti kemas akan melengkapi terminal kendaraan yang sudah lebih dulu beroperasi di Pelabuhan Patimban.

“Diharapkan dalam dua tahun full operation terminal-terminalnya, kita siapkan super structure-nya, pemerintah menyiapkan GT [gate toll]-nya yang akan diselesaikan,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Kamis (16/3/2023).

Terminal peti kemas yang tengah dibangun konsorsium menurutnya akan memiliki kapasitas total 3,75 juta TEUS. Adanya terminal peti kemas ini akan menambah kapasitas Patimban, yang pada tahun lalu terminal kendaraannya mampu menampung 200.000 kendaraan.

Menurutnya pemerintah juga tengah melakukan pendalaman alur pelayaran di sekitar pelabuhan agar kapal pengangkut kontainer bisa bersandar. Saat ini baru kapal pengangkut kendaraan yang bisa bersandar.

“Kapal-kapal besar belum masuk, kontainer beda lagi karena dia dalam,” ujarnya.

Membangun terminal peti kemas, konsorsium juga sudah mengagendakan akan berbarengan dengan rencana pembangunan kawasan di sekitar pelabuhan.

“Kita dalam persiapan untuk mendesain bagaimana [pengembangan] enaknya,” tuturnya.

Pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan sejumlah pihak salah satunya BUMD PT Jasa Sarana untuk mulai melakukan pengembangan.

“Di situ mainly kawasasan industri,” katanya.

Widjaja memastikan rencana pengembangan kawasan industri tersebut tidak akan terkendala persoalan lahan karena sudah dilakukan penguasaan. “Dari sisi lahan tidak ada masalah, akses jalan tol kan sekarang sedang dibangun,” ujarnya.

Menurutnya terminal peti kemas, pengembangan kawasan, dan jalan tol Patimban akan tuntas secara bersamaan dalam waktu dua tahun ke depan. “Waktunya akan bersamaan,” paparnya.

Direktur Utama PT Jasa Sarana Indrawan Sumantri mengatakan peluang pihaknya ikut terlibat dalam pengembangan kawasan Patimban yang masuk ke dalam wilayah Metropolitan Rebana sangat terbuka.

“Jasa Sarana bersama PT Interport Mandiri Utama, sebagai anak perusahaan Indika Group yang merupakan pengelola pelabuhan Patimban akan bersinergi dalam bidang usaha pengolahan limbah, data centre dan fasilitas pelayanan Kesehatan di Kawasan Pelabuhan Patimban,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper