Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Produk Peserta Petani Milenial Jabar Kini Miliki Gerai Khusus di Mal

Produk seperti madu, kopi, gula aren, abon dan jus jeruk nipis mulai dipasarkan di pusat perbelanjaan di Kota Bandung, yakni di Cihampelas Walk (Ciwalk).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 09 Desember 2022  |  13:57 WIB
Produk Peserta Petani Milenial Jabar Kini Miliki Gerai Khusus di Mal
Gerai Petani Milenial di Cihampelas Walk (Ciwalk)
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Tak hanya melahirkan Petani Milenial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memfasilitasi produk para peserta lewat pembukaan gerai di pusat perbelanjaan.

Produk seperti madu, kopi, gula aren, abon dan jus jeruk nipis mulai dipasarkan di pusat perbelanjaan di Kota Bandung, yakni di Cihampelas Walk (Ciwalk) dengan nama Gerai Petani Milenial.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan produk-produk tersebut hasil dari kerja keras para peserta Petani Milenial.

"Hari ini alhamdulillah kita meresmikan Gerai Petani Milenial, produk-produk Petani Milenial yang sudah dilatih sejak tahun 2019," katanya usai peresmian Gerai Petani Milenial, Jumat (9/12/2022).

Petani Milenial adalah program pengembangan untuk para petani muda Jawa Barat di berbagai komoditas agrikultur yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Iendra mengatakan kehadiran Gerai Petani Milenial adalah hasil kolaborasi dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang didukung oleh DPRD hingga pihak buyer.

Saat ini Gerai Petani Milenial tersebut ada di tiga lokasi pertama di Cihampelas Walk Bandung, Stasiun Kereta Api, dan Mal Botani Square Bogor.

"Kami sengaja memilih di lokasi yang sangat strategis, yaitu yang bisa langsung dilihat oleh para calon pembeli atau konsumen ini salah satu keuntungnya," kata dia.

Produk Petani Milenial yang ditampilkan di gerai tersebut menurutnya telah dikurasi oleh organisasi perangkat daerah terkait dibantu Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

"Karena tidak semua produknya bisa masuk ke sini karena sudah melalui hasil kurasi bahkan yang mengkurasinya itu kami dibantu atau mengundang dari Aprindo," katanya.

Dengan hadirnya produk dari Petani Milenial di gerai tersebut, menunjukkan bahwa produk mereka sudah bisa dipasarkan dan bersaingan dengan produk dari pengusaha lainnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat R Yunandar Rukhiadi Eka Perwira berharap Program Petani Milenial bisa terus dikembangkan oleh Pemprov Jawa Barat.

DPRD Jawa Barat terus mendorong adanya peningkatan tambahan anggaran untuk Program Petani Milenial di tahun 2023 agar cakupannya bisa menjangkau hingga ratusan ribu orang.

"Kita sedang mencoba menciptakan satu generasi unggul, khususnya di bidang ketahanan pangan. Sehingga suatu saat kita tidak kekurangan petani," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

petani milenial pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top