Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemprov Jabar Pantau Progres Pembangunan Infrastruktur Depok dan Bekasi

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat sudah melakukan kunjungan monitoring ke wilayah Depok dan Bekasi.
Kunjungan monitoring ke wilayah Depok dan Bekasi.
Kunjungan monitoring ke wilayah Depok dan Bekasi.

Bisnis.com, BANDUNG — Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat terus menggenjot sejumlah proyek infrastruktur baru maupun peningkatan ruas jalan yang menjadi wewenang provinsi di sejumlah kabupaten/kota.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan pihaknya sudah melakukan kunjungan monitoring ke wilayah Depok dan Bekasi. Di Kota Depok pihaknya memantau lokasi pembangunan underpass.

“Dari pantauan di lapangan serta laporan penyedia jasa, progress fisik masih sesuai target, sehingga diharapkan bisa tuntas sesuai kontrak. Underpass Depok merupakan program strategis provinsi yang rencananya akan diresmikan langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,” katanya dikutip Kamis (10/11/2022).

Menurutnya pembangunan Underpass Depok yang akan menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan di Jalan Dewi Sartika ke arah Jalan Margonda Raya. Sementara untuk anggarannya merupakan cosh sharing dari APBD Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan konstruksi dan Pemerintah Kota Depok untuk pembebasan.

Proyek Underpass Dewi Sartika memiliki panjang penanganan 970 meter dengan panjang underpas 470 meter, Underpass ini akan memiliki dua lajur satu arah. Penyedia jasa pembangunan Underpass Depok oleh PT. Nindya Karya (Persero) dengan pengawas pekerjaan PT Jasa Mitra Manunggal KSO PT Eskapindo Matra.

Usai Depok pihaknya juga meninjau kegiatan paket kontrak peningkatan Ruas Jalan Cibarusah – Mekarmukti, Bekasi. Bambang mengatakan pemantauan ini untuk memastikan ruas jalan tersebut selesai sesuai kontrak. Selanjutnya ruas tersebut akan difungsionalkan sekaligus berganti nama.

Anggaran untuk peningkatan Ruas Jalan Cibarusah–Mekarmukti di Kabupaten Bekasi berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat, dengan panjang penanganan 2,3 km, konstruksi rigid (beton) setebal 27 sentimeter di bawahnya juga ada beton kurus. Selain itu lebar ditingkatkan dari semula 6-7 meter, menjadi 2x7 meter dibatasi median jalan sehingga akan menjadi 4 lajur 2 arah.

“Perbaikan ruas jalan Cikarang-Cibarusah, memang sangat ditunggu masyarakat dan semua pengguna jalan, karena ruas jalan itu memang menjadi akses vital dengan mobilitas sangat tinggi,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper