Jabar Siapkan Program Padat Karya Untuk Warga Kawasan Industri di 4 Daerah

Salah satu program pengendalian inflasi pascakenaikan harga BBM yang digulirkan Pemprov Jabar adalah program padat karya.
Ilustrasi/Antara
Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Salah satu program pengendalian inflasi pascakenaikan harga BBM yang digulirkan Pemprov Jabar adalah program padat karya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat Taufik Garsadi mengatakan pihaknya sudah mengusulkan agar ada program padat karya bagi masyarakat yang berada di lingkungan industri.

"Yang diusulkan oleh kita adalah padat karya bagi masyarakaglt bukan pekerja, masyarakat yang tedampak akibat pabrik atau buruh-buruhnya menurun daya belinya," katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (26/9/2022).

Menurutnya program ini akan difokuskan untuk masyarakat yang paling terdampak di daerah industri seperti Karawang, Bekasi, Bogor dan Purwakarta.

"Memang masih banyak sih. Cuma karena dengan alokasi anggaran tersedia 2 persen maka kita hanya mengusulkan program padat karya 935 orang untuk 4 daerah itu," ujarnya.

Taufik mengatakan anggaran yang disiapkan untuk program padat karya ini sebesar Rp1,7 miliar. Nantinya per orang akan mendapatkan Rp50.000 per hari untuk bekerja selama 4 jam.

"Itu hanya diberikan sekali dalam sebulan," katanya.

Pihaknya memastikan kembali jika program ini akan diberikan pada masyarakat yang terdampak penurunan daya beli buruh. "Ini bukan untuk korban PHK. Kalau buruh sudah ada (bantuannya) ini masyarakat misalnya yang jualan di sekitar lingkungan buruh," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper