Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PPDB 2022: Minat Sekolah di SMK Negeri Makin Tinggi

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri mengalami peningkatan jumlah pendaftar pada PPDB 2022 ini.
Para pelajar di SMKN 15 Jakarta mengikuti belajar tatap muka perdana di tengah pandemi Covid-19, Rabu (7/4/2021)./Antara
Para pelajar di SMKN 15 Jakarta mengikuti belajar tatap muka perdana di tengah pandemi Covid-19, Rabu (7/4/2021)./Antara

Bisnis.com, BANDUNG--Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri mengalami peningkatan jumlah pendaftar pada PPDB 2022 ini.

Kepala Bidang Pengembangan SMK Dinas Pendidikan Jawa Barat Edy Purwanto mengatakan, pada tahun 2022 ini bertambah 8.401 siswa diterima masuk di SMKN Jabar dibandingkan pada tahun 2021 lalu.

"Dari 10 jalur di PPDB 2022 ini, pendaftar yang diterima ke SMKN sebanyak 112.325 siswa. Sedangkan pada tahun 2021 lalu sebanyak 103.924 siswa. Artinya ada selisih 8.401," kata Edy Purwanto, Jumat (15/7/2022).

Peningkatan pendaftar ke SMKN di Jabar pada PPDB 2022 ini terjadi hampir di seluruh jalur pendaftaran. di antaranya, siswa melalui jalur Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada tahun 2022 ini bertambah 34 siswa di mana pada 2021 terdapat 53 siswa yang diterima, sedangkan pada 2022 ada 87 yang diterima.

Sementara untuk jalur KETM bertambah 750 siswa, dari 21.692 pada 2021 menjadi 22.442 pada 2022. Pun demikian untuk jalur kondisi tertentu, bertambah 158 pada disandingkan tahun 2021, yaitu 615 pada tahun ini dan 457 siswa pada tahun lalu.

"Yang terbanyak yaitu jalur persiapan kelas industri, bertambah 11.256 siswa pada PPDB 2022. Pada tahun lalu kan 18.956 siswa dan tahun ini ada 30.212 pendaftar yang diterima," paparnya.

Pihaknya menilai ada beberapa faktor pendaftar yang memilih SMKN pada PPDB 2022 ini. Selain SMK memiliki nilai tambah untuk pengembangan keahlian siswa, jhari ini lulusan SMK tidak hanya berbicara agar cepat mencari pekerjaan setelah lulus nanti.

"Hari ini bagaimana lulusan SMK di Jabar ini dapat menciptakan lapangan kerja di kemudian hari, jadi tidak hanya berbicara tentang bagaimana mencari kerja setelah lulus nanti," katanya.

SMKN di Jabar tercatat baru berjumlah 288 sekolah mengingat tidak seluruh kota kabupaten memiliki jumlah SMK Negeri yang banyak.

"Seperti di Cimahi, keahliannya memang macam-macam tapi SMKN-nya hanya tiga, jadi otomatis penuh. Di Cirebon juga, di sana hanya ada dua SMK Negeri," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Bandung Agus Rustiadin mengakui pendaftar di sekolah yang dipimpinnya cenderung tidak pernah menurun.

Bahkan pada PPDB 2022 ini pun, salah satu siswa yang akan mengenyam pendidikan di SMKN 6 Kota Bandung adalah putra dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi.

Menurut Agus, Putra Kadisdik Jabar Dedi Supandi yang bernama Muhammad Ghatfan Ahyan Sabita itu mendaftar untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif.

"Kalau sekolah itu kan siswanya dari berbagai kalangan. Yang cukup menjadi perhatian ini adalah putra dari Pak Kadisdik memilih sekolah di SMKN 6 (Kota Bandung). Ini suatu kebangaan bagi kami, kan biasanya banyak yang ingin memilih ke sekolah favorit. Dan ini Ghaftan ternyata minat di teknik otomotif dan direstui juga oleh orang tuanya," tuturnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper