Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil Beserta Istri Bertakziah di Kediaman Almarhum Tjahjo Kumolo

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya Kamil bertakziah di kediaman almarhum Tjahjo Kumolo di Rumah Dinas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 04 Juli 2022  |  20:42 WIB
Ridwan Kamil Beserta Istri Bertakziah di Kediaman Almarhum Tjahjo Kumolo
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya Kamil bertakziah di kediaman almarhum Tjahjo Kumolo.

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, Atalia Praratya Kamil bertakziah di kediaman almarhum Tjahjo Kumolo di Rumah Dinas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).

Hal ini dilakukan Ridwan Kamil sebelum melakukan perjalanan ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji atas nama almarhum putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

"Atas nama pribadi dan masyarakat Jawa Barat, kami menghaturkan dukacita atas berpulangnya Pak Tjahjo Kumolo. Kami merasakan kehilangan yang sangat besar. Saya pribadi banyak mendapat ilmu dari beliau," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

"Saat saya jadi Wali Kota, beliau kan Menteri Dalam Negeri. Waktu saya Gubernur, beliau menjabat Menpan-RB. Terakhir ketemu, tuh, saat peresmian Mal Pelayanan Publik. Kami ngobrol banyak sekali tentang visi misi dan semangat reformasi (birokrasi). Beliau sangat perhatian pada hal ini," ujarnya.

Menurutnya, yang paling utama dalam perubahan adalah konsisten mereformasi diri, terlebih dalam hal reformasi birokrasi karena ciri negara maju itu dilihat dari reformasi birokrasinya.

"Yang paling utama adalah jangan pernah berhenti konsisten mereformasi diri karena dunia kan berubah. Terjadi disrupsi 4.0,  global warming, dan disrupsi pandemi COVID-19. Masa kita sebagai birokrasinya tak mereformasi diri atau masih mirip masa lalu. Ciri negara maju itu salah satunya reformasi birokrasi," ungkap Kang Emil.

Mengenai keberangkatan haji, Kang Emil mengatakan, situasi saat ini terjadi pembatasan kuota hingga tersisa 40 persen karena kondisi belum sepenuhnya normal.

"Mohon dimaklumi pandemi belum selesai. Situasi sampai saat ini belum normal, sehingga belum bisa berangkat semuanya. Kita doakan tahun depan situasi lebih baik, sehingga bagi yang belum bisa berangkat semoga bisa di tahun depan," pungkas Kang Emil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ridwan kamil
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top