Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalan Lingkar Timur Kuningan Sudah Dilintasi Pengendara, Pemecah Kemacetan Jalur Utama

Pantauan Bisnis.com di Jalan Lingkar Timur Kuningan, sejumlah pengendara yang melintasi, terpantau melaju dengan kecepatan sedang hingga tinggi.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  12:13 WIB
Jalan Lingkar Timur Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. - Bisnis/Hakim Baihaqi
Jalan Lingkar Timur Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Jalan Lingkar Timur Kuningan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terpantau sudah dilintasi pengendara, Rabu (5/1/2022). Ruas Jalan tersebut berada di wilayah Kecamatan Kuningan hingga Kecamatan Japara.

Pantauan Bisnis.com di Jalan Lingkar Timur Kuningan, sejumlah pengendara yang melintasi, terpantau melaju dengan kecepatan sedang hingga tinggi.

Namun, tepat berada di pintu masuk Jalan Lingkar Timur Kuningan yang berada di Kecamatan Kuningan, terlihat sejumlah pekerja masih melakukan pembangun tugu.

Pengendara motor, Siti Masithoh (28)sangat terbantu dengan adanya jalan tersebut, lantaran bisa memangkas waktu tempuh dari Kabupaten Cirebon menuju perkotaan Kabupaten Kuningan.

"Cuma memakan waktu 30 menit. Tetapi kalau lewat Jalan Kuningan-Cirebon bisa sampai 45 menit, belum lagi jalan utama sering terjadi kemacetan," kata Siti saat ditemui di Jalan Lingkar Timur Kuningan, Kecamatan Cilimus, Rabu (5/1/2022).

Ruas jalan sepanjang 7,2 kilometer ini dibangun sebagai alternatif dari Cirebon ke Kuningan atau sebaliknya. Selain itu, untuk mengurangi kepadatan lalulintas di Jalan Cirebon-Kuningan.

Pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan dimulai sejak Desember 2019 sesuai kontrak senilai Rp97,37 miliar oleh PT Seneca Indonesia dan konsultan pengawas PT Seecons (KSO), PT Indec Internusa, dan PT Sinergi Teknik Utama.

Akibat pandemi covid-19, proyek tersebut terdampak refocusing dan terkendala pembebasan lahan sehingga mundur hingga akhir November 2021.

Berdasarkan informasi, ruas jalan yang memiliki panjang 7,2 kilometer ini dimulai dari Desa Garatengah (Kecamatan Japara) sampai Desa Kedungarum (Kecamatan Kuningan).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat Kementerian PUPR Wilan Oktavian mengatakan, pembangunan jalan lingkar timur ini merupakan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.

"Pemda sebelumnya telah membangun sepanjang 6,5 km jadi total sekitar 13,7 km," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur kuningan cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top