Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jabar Anugerahkan Lifetime Achievement Award kepada Penggiat Antikorupsi

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, sosok-sosok penggiat antikorupsi adalah suri tauladan bagi masyarakat dalam memberantas korupsi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 Desember 2021  |  20:25 WIB
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum

Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement Award kepada tokoh-tokoh asal Jabar yang menjadi penggiat antikorupsi.

Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2021 Tingkat Provinsi Jabar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (14/12/2021).

Adapun tokoh asal Jabar penerima penghargaan Lifetime Achievement Award adalah Erry Riyana Hardjapamekas, Popong Otje Djundjunan atau Ceu Popong, Solihin Gautama Purwanegara, dan Sarwono Kusumaatmadja.

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, sosok-sosok penggiat antikorupsi adalah suri tauladan bagi masyarakat dalam memberantas korupsi. Ia menilai, para penggiat antikorupsi tersebut sangat layak mendapatkan penghargaan, atas kemampuannya menjaga integritas selama menjalankan tugas.

“Selamat kepada yang mendapatkan penghargaan hari ini. Mereka adalah para pejabat yang pernah memegang kekuasaan, pernah memiliki kewenangan, dan mereka mampu menjaga integritas,” katanya.

“Mudah-mudahan kita semua bisa menjadikan suri tauladan kepada mereka, khususnya dalam momentum Hari Antikorupsi Dunia, sehingga Jawa Barat bisa semakin hebat lagi,” imbuhnya.

Uu mengatakan, Hari Antikorupsi Sedunia merupakan momentum bagi masyarakat untuk turut berkontribusi dalam upaya pencegahan korupsi di Jabar.

Menurut Uu, peran serta masyarakat dalam pencegahan korupsi sangat penting. Sebab, pencegahan korupsi tidak cukup hanya melibatkan pihak pemerintah, aparat penegak hukum (APH), dan lembaga-lembaga antikorupsi, tetapi juga harus melibatkan masyarakat.

“Masyarakat penting untuk ikut mencegah, karena terkadang masyarakat lebih tahu kejadian korupsi yang ada di daerah pemerintahan ataupun di lembaga-lembaga yang lain,” tuturnya.

“Kami harap, masyarakat ikut berpartisipasi bersama-sama dalam rangka mencegah korupsi di Jabar bersama dengan elemen-elemen yang lain,” imbuhnya.

Inspektur Daerah Provinsi Jabar Eni Rohyani menuturkan, tujuan dari peringatan Hari Antikorupsi Sedunia adalah memperkuat sinergi dan kolaborasi Pemda Provinsi Jabar, organisasi, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dan pelajar, dalam upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi.

Adapun maksud dari penganugerahan Lifetime Achievement Award yakni sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para penggiat antikorupsi dalam upaya pemberantasan korupsi di Jabar.

“Pemberian penghargaan Lifetime Achievement Award merupakan salah satu bentuk apresiasi dan pengakuan atas dedikasi, komitmen, integritas, kepemimpinan, dan keteladanan dari empat orang tokoh masyarakat asal Jabar, yang secara luar biasa telah berkontribusi terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi secara berkelanjutan,” tutur Eni.

Eni pun mengatakan, Pemda Provinsi Jabar telah memiliki beberapa penyuluh antikorupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Para penyuluh yang telah lulus ini mendapatkan sertifikasi dan Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

“Penyuluh Antikorupsi Kujang Bersama ini sebagai wadah para penyuluh korupsi lingkup Provinsi Jawa Barat, untuk mengoordinasikan berbagai permasalahan dan perumusan saran tindak dalam meningkatkan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” katanya.

Rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2021 Tingkat Provinsi Jabar sudah dilaksanakan sejak tanggal 7 Oktober – 14 Desember 2021. Dalam peringatan ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya webinar, Lomba Film Pendek Antikorupsi, Lomba Cipta Esai Antikorupsi, Lomba Cipta Puisi Antikorupsi, serta Lomba Baca Puisi Antikorupsi.

Selain itu, Pemda Provinsi Jabar melalui Inspektorat Provinsi Jabar juga melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diikuti oleh 223 peserta, baik secara daring maupun luring.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar antikorupsi
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top