Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Sukabumi Jadi Pilot Project Program Penurunan Kebocoran Air

Dengan adanya sistim IoT Hebat dan Penurunan NRW, Perumda TBW dapat meningkatkan layanan air bersih kepada masyarakat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  17:18 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meresmikan peluncuran Pilot Project Implementasi Sistem Manajemen NRW Cerdas di Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meresmikan peluncuran Pilot Project Implementasi Sistem Manajemen NRW Cerdas di Kota Sukabumi.

Bisnis.com, BANDUNG — Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meresmikan peluncuran Pilot Project Implementasi Sistem Manajemen NRW (nonrevenue water/air tidak berekening) Cerdas di Kota Sukabumi.

Sekaligus melakukan peluncuran Sistem GIS Terpadu "IoT Hebat" yang dikembangkan secara mandiri oleh Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa pada Rabu (27/10/2021).

Pilot Project ini terlaksana atas kerja sama dari Perumda Tirta Bumi Wibawa, WI.Plat. Co., Ltd. dan PT SUPRA Internasional Indonesia melalui program CTS dari KOICA (Korea International Cooperation Agency) yang merupakan pilot project pertama yang dilaksanakan di Indonesia.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fachmi menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berusaha untuk berkolaborasi dengan Kota Sukabumi mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih baik.

Sudah menjadi kewajiban Pemerintah untuk dapat menyediakan air bersih, dan khususnya menjadi tugas dan tantangan bagi Pemerintah Kota Sukabumi dan Perumda TBW untuk dapat menyediakan air bersih kepada segenap masyarakat Kota Sukabumi.

"Kita menyadari sekali bahwa dengan berkolaborasi dengan banyak pihak, serta menerapkan teknologi, khususnya kolaborasi Perumda TBW, WI.Plat dan PT SUPRA, masyarakat Kota Sukabumi akan sangat terbantu dalam mendapatkan air bersih serta Pilot Project ini dapat menjadi icon kebanggaan bersama,” katanya dalam keterangan yang diperoleh Bisnis.

Direktur Utama Perumda TBW Abdul Kholik Fajdawani menambahkan bahwa kerja sama penurunan NRW dan peluncuran sistem IoT Hebat karya anak bangsa ini adalah salah satu strategi utama Perumda TBW untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Sukabumi.

Perumda TBW meluncurkan sistem GIS Terpadu Perumda TBW "IoT Hebat" untuk menjawab tantangan lebih lanjut penyediaan teknologi informasi pelayanan PDAM.

Sistim IoT hebat ini dikembangkan dalam waktu kurang dari 1 tahun dan 100 persen dibuat oleh anak bangsa. Sistem GIS ini dapat memantau dan mengatur berbagai macam data GIS dan layanan pelanggan air bersih di Kota Sukabumi.

Dengan adanya sistim IoT Hebat dan Penurunan NRW, Perumda TBW dapat meningkatkan layanan air bersih kepada masyarakat.

CEO WI.Plat Sang Hoon Cha menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi, Perumda TBW dan PT SUPRA Internasional Indonesia dalam kerjasama Pilot Project. WI.Plat telah melaksanakan beberapa proyek di beberapa negara.

Dengan menggunakan teknologi IoT, Artificial Intelligence dan Cloud Technology, seluruh pihak yang terlibat akan berusaha untuk menurunkan tingkat kebocoran air di Kota Sukabumi.

Selanjutnya ini akan menjadi contoh proyek kota dengan manajemen penurunan NRW terbaik di seluruh dunia. Sebagai informasi, WI.Plat adalah perusahaan teknologi penurun kebocoran air yang dibentuk oleh K Water, badan usaha milik negara dari Korea Selatan yang merupakan salah satu perusahaan manajemen air terbaik di dunia.

Implementasi Sistem Manajemen Penurunan NRW Cerdas dan CTS Program ini akan membantu untuk menurunkan tingkat kebocoran air di 2 (dua) DMA District Metered Area di Kota Sukabumi dengan target penurunan sebesar 30 persen.

Di saat yang bersamaan berbagai macam pelatihan penurunan NRW dan peningkatan kapabilitas akan dilakukan kepada para staff Perumdam TBW untuk membantu menurunkan kebocoran air di Kota Sukabumi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sukabumi
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top