Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurangi Jajan Kopi, Milenial di Ciayumajakuning Diajak Investasi Saham

Generasi milenial menghabiskan uangnya untuk hal-hal yang sifatnya tidak esensial, seperti kopi, makan di luar, hiburan, pakaian, dan minuman.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  15:11 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, CIREBON - Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jawa Barat mengajak kepada kaum milenial di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) untuk investasi saham.

Kepala Kantor Perwakilan (KP) BEI Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini mengatakan berdasarkan survei dari Gobankingrates, generasi milenial jauh lebih boros ketimbang generasi lainnya.

Dalam survei tersebut pun disebutkan, generasi tersebut menghabiskan uangnya untuk hal-hal yang sifatnya tidak esensial, seperti kopi, makan di luar, hiburan, pakaian, dan minuman.

"Kalau anak muda ini mau menghilangkan kebiasaan membeli kopi setiap hari atau pengeluaran lainnya yang tidak perlu, mereka dapat mengumpulkan uang lebih banyak dari waktu ke waktu. Apalagi, jika anak-anak dan pasangan muda mau menggunakan uang itu untuk berinvestasi," kata Reza melalui keterangan tertulis, Jumat (28/5/2021).

Reza mengatakan, salah satu pilihan investasi jangka panjang yang memberi potensi return terbesar yakni, dengan membeli saham di pasar modal.

Milenial bisa memanfaatkan strategi teknikal dari kenaikan dan penurunan harga saham yang dinamis di BEI.

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, kata Reza, merupakan momen tepat untuk berinvestasi saham, lantaran dapat menikmati potensi keuntungan di masa mendatang.

Kemudian, keuntungan dalam bentuk dividen saham yang dibagikan tiap tahun oleh perusahaan kepada pemegang saham. Potensi mendapatkan keuntungan besa dalam jangka panjang pun menanti.

"Contoh, saham PT Astra International Tbk (ASII), kalau membeli saham ASII pada bulan April 2004 atau 17 tahun lalu saat harga per lembar saham ASII terendah di harga Rp505 dan saat ini level di atas Rp9.000 per saham pada bulan April 2017. Sehingga, kenaikan saham sempat mencapai 1.600 persen," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top