Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

1.500 Perusahaan di Karawang Belum Laporkan Karyawan yang Mudik

Ribuan karyawan yang mudik ini dipastikan telah kembali ke Karawang sebab libur Lebaran sudah usai dan aktivitas kembali normal.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  12:52 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, KARAWANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang melansir pascalebaran, belum ada satupun perusahaan yang lapor soal karyawannya yang mudik.

Kepala Disperindag Kabupaten Karawang Ahmad Suroto mengatakan pihaknya sudah sosialisasikan larangan mudik bagi karyawan ke semua perusahaan.

Bahkan, perusahaan wajib memantau karyawannya melalui aplikasi khusus secara digital. Akan tetapi, pada kenyataannya diprediksi ribuan karyawan tetap mudik.

"Ribuan karyawan yang mudik ini dipastikan telah kembali ke Karawang sebab libur Lebaran sudah usai dan aktivitas kembali normal," ujar Suroto, kepada Bisnis.com, Selasa (25/5/2021).

Namun sayang, lanjut Suroto, sampai saat ini belum satupun perusahaan yang lapor ke pihaknya mengenai karyawan yang kembali mudik itu. Padahal, karyawan yang pulang mudik wajib menjalani rangkaian tes Covid-19.

Hal itu membuat pihaknya prihatin apalagi di Karawang ini terdapat 1.500 perusahaan.

Sementara itu, salah seorang karyawan perusahaan asal Jepang Ika Kanipa, 31, mengatakan dirinya tak bisa mudik saat Lebaran tahun ini. Selain karena ada larangan dari pemerintah, juga perusahaan mengawasi seluruh keberadaan karyawannya.

"Ada aplikasinya, semua karyawan tak boleh mudik. Jangankan untuk pulang kampung, kita bergerak ke minimarket dekat rumah saja, pimpinan di pabrik langsung menelpon menanyakan posisi," ujar warga Kecamatan Klari ini. (K60).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karawang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top